Tim SAD Uruguay Seleksi Talenta Muda Indonesia

INILAH.COM, Jakarta – Tim Sociedad Anonima Deportiva (SAD) Indonesia di Uruguay tengah menyeleksi calon pemain muda yang bakal dikirim bergabung mengikuti kompetisi sepakbola usia muda di negara Amerika Latin itu.

Penanggung Jawab proyek SAD Indonesia Demis Djamaoedin mengungkapkan hal itu dalam perbincangan dengan INILAH.COM di kantor Badan Pembinaan dan Pengembangan Usia Muda (BPPUM), Kompleks Gelora Bung Karno, Senayan.

“Kita sedang menyeleksi sesuai dengan permintaan pelatih kepala tim SAD Indonesia di Uruguay Cesar Payovich,” kata Demis.

Dia mengungkapkan saat ini pihaknya punya 18 pemain sepakbola talenta muda yang dalam status standby, siap dipanggil untuk seleksi. Mereka tersebar di sejumlah daerah di Indonesia, seperti Jakarta, Jawa Timur, Papua, dan Maluku.

Menurut Demis, mereka akan dikirim sebagai generasi pengganti tim SAD Indonesia angkatan kelahiran 1992 yang telah memasuki usia pemain profesional serta telah dan akan bergabung dengan sejumlah klub di Amerika Latin dan Eropa.

Saat ini, total pemain muda yang dikirim ke proyek SAD Indonesia di Uruguay berjumlah 40 pemain. Perinciannya, sebanyak 12 orang kelahiran 1992, 11 orang kelahiran 1993, dan 17 pemain kelahiran 1994.

Untuk pemain angkatan kelahiran 1992, sebanyak dua pemain tengah bergabung dengan klub Uruguay Atletico Penarol dengan status pinjaman. Mereka ialah Syamsir Alam yang perposisi sebagai striker dan M Zainal Haq yang posisi sebagai stopper. Tiga rekan mereka menyusul Juli nanti untuk bergabung ke CS Vise, klub Divisi II Belgia, juga dengan status sebagai pinjaman. Adapun tujuh lainnya tengah diminati sejumlah klub papan atas Chile dan Uruguay. [nic]

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.