Tim SAR Lanjutkan Evakuasi Kedalaman 500 Meter

Jakarta (ANTARA) - Kepala Basarnas Marsekal Madya Daryatmo mengatakan tim SAR tengah melanjutkan penyisiran korban kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet 100 ke jurang berkedalaman 500 meter di Gunung Salak, Bogor.

"Lokasi jatuhnya pesawat atau `site crash` dipastikan berada di jurang kedalaman 500 meter di tebing Gunung Salak," kata Daryatmo sambil menunjukkan peta evakuasi digital di layar proyektor saat konferensi pers di Media Center Lanud Halim Perdanakusuma, Jakara Timur, Kamis.

Berdasarkan penjelasannya, operasi pokok untuk mengevakuasi korban kecelakaan pesawat pada Rabu (9/5) lalu, di kawasan jurang lokasi jatuhnya pesawat dibagi menjadi tiga kawasan yakni 250 m dari puncak tebing, 350 m dan 500 m.

"Lokasi 250 m dari puncak tebing sudah dilakukan pada hari ketiga dan bertahap ke kedalaman 350 m," katanya.

Daryatmo mengatakan penyisiran jurang paling bawah di kedalaman 500 m tersebut akan dilakukan oleh tim ahli dari Kopassus melalui jalur darat menggunakan teknik panjat tebing dan hasilnya akan ditransfer kepada helikopter yang sudah menunggu di atas.

"Evakuasi ke jurang terdalam ini hanya akan dilakukan oleh para ahli," katanya.

Ia menambahkan lima kantong jenazah yang ditemukan hari ini Kamis (17/5) berisi bagian-bagian tubuh korban yang tertimbun di jurang kedalaman antara 350-500 m.

"Jadi ada longsor dan bagian-bagian tubuh tersebut tertimbun tanah," katanya.

Berdasarkan keterangannya, hingga saat ini Basarnas telah mengirimkan tiga puluh lima kantong jenazah ke Lanud Halim Perdanakusuma dan telah disampaikan ke RS Polri Kramat Jati.(ar)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.