Tim SAR lanjutkan pencarian nelayan hilang di perairan Tanjung Lelemo

Tim SAR gabungan melanjutkan operasi pencarian terhadap seorang nelayan bernama La Ode Zaeru (58) dilaporkan hilang sejak Sabtu (30/7) saat melaut di perairan Tanjung Lelemo, Kabupaten Buton Utara, Sulawesi Tenggara.

Kepala Basarnas Kendari Aris Sofingi di Kendari, Senin mengatakan operasi pencarian hari kedua terhadap nelayan yang berasal dari Desa Pebaoa Kecamatan Kulisusu Utara, Buton Utara melibatkan tim SAR gabungan.

"Pada pukul 06.30 Wita Tim SAR gabungan kembali melanjutkan operasi pencarian hari kedua terhadap satu orang nelayan hilang saat sedang mencari ikan di Perairan Tanjung Lelemo," katanya.

Pencarian La Ode Zaeru melibatkan tim penyelamat dari Pos SAR Wakatobi, personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buton Utara, masyarakat setempat dan keluarga korban.

Dalam operasi pencarian, Tim SAR gabungan menggunakan alat utama satu unit Rigid Inflatable Boat (RIB) milik Pos SAR Wakatobi, satu unit perahu karet BPBD Buton Utara serta 15 unit perahu panjang nelayan setempat.
Baca juga: Basarnas cari nelayan hilang di perairan Tanjung Lelemo Buton Utara

Baca juga: Nelayan lanjut usia hilang saat melaut perairan Buton, sebut Basarnas

Tim SAR gabungan membagi dua tim dalam operasi pencarian korban, Tim 1 menyisir sebelah utara hingga barat laut dari lokasi korban di laporkan hilang dengan radius 20 mil laut dan Tim 2 menyisir sebelah tenggara hingga selatan dari dari lokasi korban di laporkan hilang dengan radius 16 mil laut.

Sebelumnya, Basarnas Kendari menerima informasi kejadian tersebut pada Minggu (31/7) dari salah satu keluarga korban bernama Salam yang melaporkan bahwa pada 30 Juli 2022 pukul 12.00 Wita telah terjadi kecelakaan kapal terhadap satu orang yang sedang mencari ikan di sekitar perairan Tanjung Lelemo, Buton Utara.

La Ode Zaeru dilaporkan keluar melaut pada Sabtu (30/7) sekitar pukul 09.30 Wita menggunakan perahu panjang di sekitar perairan Tanjung Lelemo.

Kebiasaan korban kembali pada pukul 13.00 Wita. Tetapi pada pukul 12.00 Wita perahu korban ditemukan dalam keadaan korban oleh kapal yang melintas.

Pencarian telah dilakukan oleh pihak keluarga dan warga sekitar namun dengan hasil nihil sehingga kejadian itu dilaporkan ke Basarnas Kendari.

Baca juga: Basarnas cari nelayan hilang di perairan Buton Selatan

Baca juga: Basarnas cari nelayan rumput laut hilang di Buton Tengah

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel