Tim SAR temukan satu korban tenggelam di Sungai Waiha NTT

Tim SAR gabungan telah menemukan satu dari dua orang remaja yang tenggelam saat mandi di Sungai Waiha, Kecamatan Kodi Balaghar, Kabupaten Sumba Barat Daya, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang, Emi Friezer ketika dihubungi di Kupang, Senin menjelaskan korban ditemukan tim SAR dalam operasi pencarian hari kedua.

Ia menjelaskan proses pencarian kedua mulai dilakukan tim SAR gabungan sejak pukul 06.00 wita dengan melibatkan warga masyarakat setempat.

Dalam pencarian dibagi dua kelompok yaitu regu satu melakukan penyisiran melalui aliran Sungai Waiha dan regu kedua melaksanakan pencarian di sekitar lokasi awal kejadian kedua korban dilaporkan hilang.

Menurut dia sesuai laporan Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang yang bertindak sebagai SAR Mission Coordinator, pada pukul 16.20 Wita, tim SAR gabungan berhasil menemukan satu orang korban pada koordinat 9°37'51.32"S - 119° 2'13.03"E dalam keadaan meninggal dunia.

Baca juga: Basarnas Banten sisir seorang warga Lebak hanyut di Sungai Sasak

Baca juga: Jenazah bocah tenggelam di Kali Cidurian Tangerang ditemukan

Korban ditemukan tim SAR kurang lebih 2,5 km dari lokasi awal kejadian setelah melaksanakan penyisiran sepanjang Sungai Waiha.

"Setelah korban ditemukan langsung dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Panenggo Ede untuk dilakukan identifikasi oleh tim medis serta pihak kepolisian karena kondisi korban yang sulit dikenali," kata Emi Friezer.

Menurut dia operasi pencarian untuk melakukan pencarian satu korban yang belum ditemukan dilanjutkan pada Selasa (7/6).

"Masih satu korban tenggelam yang masih belum ditemukan. Pencarian dilakukan besok pagi," tegasnya.

Dua remaja yang dilaporkan hilang tenggelam saat mandi di sungai Waiha, Kecamatan Kodi Balaghar pada Minggu (5/6) yaitu Stefanus Jaka Dana (17) dan Yanto (16).

Baca juga: 7 hari belum ketemu, pencarian korban tenggelam di Grobogan dihentikan

Baca juga: Basarnas Kendari cari anak tenggelam di Sungai Malili Luwu Timur

Baca juga: Tim SAR temukan jasad wisatawan tenggelam di Pantai Citepus Sukabumi

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel