Tim temukan jasad pelajar yang terseret ombak di Pantai Pangandaran

Petugas gabungan Sabtu pagi atau hari ketiga pencarian,

menemukan jasad pelajar asal Kota Tasikmalaya yang hilang terseret ombak saat berenang di Pantai Madasari, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Kepala Unit Siaga SAR Pangandaran, Edwin Purnama membenarkan korban bernama Sahrul (13) yang hilang sejak Kamis (7/7) akhirnya bisa ditemukan oleh petugas gabungan sekitar pukul 08.00 WIB.

"Hari ketiga pencarian, tim SAR gabungan menemukan wisatawan yang hilang di Pantai Madasari, Pangandaran," kata Edwin.

Ia menyampaikan tim SAR gabungan dari berbagai unsur sudah melakukan pencarian sejak korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berenang di Pantai Madasari bersama teman-temannya.

​​​​​Petugas berhasil menemukan korban dengan titik lokasi sejauh 3,2 km dari awal korban terseret ombak atau masih di kawasan Pantai Madasari, selanjutnya jasad korban dievakuasi ke Puskesmas Legok Jawa sebelum diserahkan kepada keluarganya.

"Tim SAR gabungan mengevakuasi korban ke Puskesmas Legok Jawa untuk nantinya diserahterimakan ke pihak keluarga korban," katanya.

Baca juga: Tiga wisatawan meninggal dan satu hilang di Pantai Pangandaran
Baca juga: Seorang wisatawan ditemukan setelah enam hari hilang di Pangandaran

Sebelumnya rombongan wisatawan dari Ikatan Remaja Masjid Nurul Huda, Kelurahan Ciherang, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya berjumlah 36 orang berwisata ke Pangandaran.

Kemudian sebagian dari mereka melakukan aktivitas di pantai sekitar Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Legok Jawa, dan tanpa diduga ombak besar menyeret mereka.

Peristiwa itu menyebabkan tiga orang meninggal dunia, satu orang hilang, dan yang lainnya selamat.

Tim yang terlibat dalam operasi pencarian yakni Basarnas Unit Siaga SAR Pangandaran, TNI AL, Koramil Pangandaran, Satpolairud Polres Pangandaran, Satpol PP Pangandaran, BPBD Pangandaran, dan Balawista.

Selanjutnya tim dari Tagana Pangandaran, SAR Muara Gata, SAR MTA, FKDM Legok Jawa, PDC, Sigab Persis, SAR HNSI Legok Jawa, Baznas Jabar, dan BPBD Kota Tasikmalaya.

Baca juga: Basarnas Kendari cari bocah hilang terseret gelombang Pantai Batu Gong

Baca juga: Warga Sumba Timur terseret ombak ditemukan meninggal

Baca juga: Basarnas selamatkan empat warga kupang terseret gelombang laut

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel