Tim-tim F1 Bakal Jajal Ban Definitif 2021 Tahun Ini

Adam Cooper
·Bacaan 2 menit

Langkah ini mengikuti kesuksesan dalam pengujian dari berbagai konstruksi prototipe ban di Portimao, Portugal, Oktober lalu.

Pengujian itu memungkinkan Pirelli untuk mengonfirmasi ke FIA pada batas waktu 1 November terkait versi mana yang telah ditetapkan.

Namun karena tidak semua tim menggunakan ban prototipe yang sama di Portimao, maka diputuskan untuk menambah pengujian ekstra pada FP2.

Tujuannya, agar semua tim bisa mencoba pilihan akhir dan mengumpulkan data pengaturan untuk musim depan.

Seperti yang terjadi di Portugal, aturannya adalah mengizinkan 30 menit pertama sesi FP2 digunakan untuk menguji ban ekstra.

Konstruksi baru dimaksudkan guna meningkatkan daya tahan setelah masalah yang terlihat di Sirkuit Silverstone, Inggris, musim ini.

Perubahan terbesar ada di bagian depan, yang profilnya telah direvisi. Sedangkan bagian belakang tidak dapat disesuaikan.

Terutama karena pengujian di Portugal terkendala dengan kondisi permukaan trek dan risiko kontak dengan bodywork dari mobil.

"Kami telah menguji prototipe baru di Portimao. Dan kami membuat analisis dari hasil tes, mengumpulkan seluruh feedback dari pembalap, dan semua data telemetri," ujar bos Pirelli F1 Mario Isola.

"Itu validasi yang bagus, dalam kondisi sulit, dengan trek baru dan lain sebagainya. Namun kami mendapatkan hasil yang baik."

"Kami mengidentifikasi prototipe yang menurut kami merupakan peningkatan dibandingkan dengan spesifikasi saat ini."

Baca Juga:

Panduan warna ban Pirelli selama tes F1 Pirelli: Kembalinya perang ban F1 akan merusak persaingan

Mario Isola juga mengatakan jika semua prototipe ban yang dibawa pihaknya ke Portimao memiliki tingkat integritas yang lebih tinggi.

"Apa yang kami lewatkan adalah kemampuan mengemudi dan performa ban di trek," ujar Isola.

"Jadi kami memasok ban berbeda kepada tim dan mengidentifikasi kombinasi dari bagian depan dan belakang baru yang merupakan peningkatan dan kami mengirim permintaan ke FIA untuk homologasi prototipe baru."

Terkait rencana pengujian FP2 dari pilihan akhir, Mario Isola mengungkapkan bahwa ini adalah kali pertama Pirelli akan menyediakan prototipe berbeda ke tim yang berbeda.

"Secara umum, di masa lalu ketika kami menyediakan prototipe, biasanya adalah dua set yang sama untuk semua tim dan pengemudi," kata Isola.

"Itu berarti tidak semua pembalap dan tim menguji prototipe yang kami putuskan untuk dinominasikan pada 2021. Jadi kami sedang berdiskusi dengan FIA dan tim untuk menguji kembali prototipe yang dipilih dalam salah satu balapan selanjutnya."

Kompon ban untuk 2021 tetap sama dengan yang digunakan saat ini, dan hanya konstruksinya yang akan berubah.

"Ada sedikit perbedaan pada bagian depan sementara bagian belakang dipertahankan karena permukaan sirkuit dan masalah yang mungkin kami miliki saat memasang ban," Isola menuturkan.

"Namun juga pada bagian belakang kami menggunakan sejumlah elemen dan material yang berbeda. Perbedaannya tidak banyak, kami akan memvalidasi konstruksi yang tidak sepenuhnya berbeda dibandingkan tahun ini."

Meskipun Pirelli belum memberikan angka, set ban yang direvisi akan sedikit lebih berat daripada tahun 2020, yang mengarah pada peningkatan lebih lanjut dalam bobot minimum mobil.