Timnas absen di Piala Dunia FIBA, PB Perbasi fokus ke SEA Games 2023

Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PP Perbasi) akan memfokuskan pelatihan menghadapi SEA Games Kamboja 2023 setelah tim nasional bola basket Indonesia dipastikan tidak dapat tampil di Piala Dunia FIBA 2023.

Selain bersiap untuk ajang olahraga multievent tingkat Asia Tenggara yang akan berlangsung pada 5-17 Mei 2023 itu, Ketua Umum PB Perbasi Danny Kosasih mengatakan tim Merah Putih juga akan fokus pada Asian Games Hangzhou yang ditunda hingga 23 September 2023.

"Tahun depan akan ada SEA Games yang pada bulan Mei ada di Kamboja, dan Asian Games di Hangzhou di China, kami tetap fokus di sana," kata Danny selepas peluncuran maskot Piala Dunia FIBA 2023 di Jakarta, Sabtu.

Danny mengatakan pemusatan latihan akan dilakukan usai Liga Bola Basket Indonesia (IBL) digelar, yang dijadwalkan selesai pada akhir bulan depan.

"Tunggu setelah ini mereka pulang, karena mereka masih bermain di IBL, setelah IBL selesai kita kumpul dulu lagi untuk persiapan menuju itu," ujar Danny.

Baca juga: Perbasi tempuh beragam cara agar Indonesia tampil di Piala Dunia FIBA
Baca juga: FIBA optimistis Piala Dunia 2023 meriah meski tanpa tim tuan rumah

Indonesia kehilangan peluang lolos ke Piala Dunia FIBA 2023 lewat jalur kualifikasi setelah kalah dari Arab Saudi dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia FIBA 2023 di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, pada awal bulan ini.

Hasil tersebut menjadi kekalahan kelima Indonesia dalam Kualifikasi Piala Dunia FIBA 2023 Grup C Zona Asia. Tim Merah Putih sebelumnya sudah dua kali kalah dari Lebanon, serta satu kali kalah dari Arab Saudi dan Yordania.

Indonesia sebenarnya masih bisa lolos jika menempati peringkat delapan dari 16 tim di Piala Asia FIBA 2022. Namun, tim Merah Putih kalah dalam pertandingan playoff melawan China di Istora GBK, Senayan, Jakarta, dua pekan lalu.

Meski tidak dapat bertanding dalam Piala Dunia FIBA 2023, Indonesia menjadi satu dari tiga negara tuan rumah kompetisi bola basket internasional yang diikuti oleh tim nasional putra senior dari anggota Federasi Bola Basket Internasional tersebut.

Ini merupakan pertama kalinya ajang bola basket empat tahunan itu digelar di tiga negara sekaligus, yaitu Jepang, Indonesia dan Filipina.

Baca juga: Maskot JIP diluncurkan tandai hitung mundur Piala Dunia FIBA 2023
Baca juga: Sosialisasi jadi tantangan songsong Piala Dunia FIBA 2023 di Indonesia

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel