Timnas Belanda Tak Akurat di Umpan Terakhir

Riki Ilham Rafles
·Bacaan 1 menit

VIVATimnas Belanda menelan kekalahan saat menjalani Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Eropa di Ataturk Olimpiyat, markas Timnas Turki pada Kamis dini hari WIB 25 Maret 2021. De Oranje menyerah dengan skor 2-4.

Di babak pertama, tuan rumah sudah bisa unggul 2-0. Adalah Burak Yilmaz yang memborong kedua gol Turki tersebut.

Masuk di babak kedua, Hakan Calhanoglu menambag keunggulan tuan rumah. Belanda memberi respons dengan dua gol pada menit 75 dan 76 lewat aksi Davy Klaassen serta Luuk de Jong.

Memiliki asa untuk menyamakan kedudukan, namun Belanda harus kembali tertinggal dengan selisih dua gol. Karena Yilmaz mencetak gol ketiganya pada menit 81.

Di pengujung pertandingan, Belanda mendapat hadiah penalti. Sayangnya eksekusi Memphis Depay tidak berakhir dengan sempurna.

Bek Belanda, Matthis de Ligt mengatakan pertandingan ini ditentukan dengan detail permainan. Di mana tim dituntut untuk bisa menjalankan strategi sebaik mungkin.

Belanda yang mampu tampil menyerang tidak bisa sempurna melakukan operan terakhir. Itu yang membuat mereka kesulitan menciptakan peluang yang berujung gol.

"Saya pikir mereka cuma berada di area penalti kami sebanyak lima kali atau lebih dalam pertandingan ini, tapi mereka bisa cetak empat gol," kata de Ligt, dikutip dari laman resmi UEFA.

"Di pihak kami, seringkali umpan terakhir tidak cukup akurat. Ketika kami bisa memperkecil ketertinggalan jadi 3-2, Anda lihat Turki mulai goyah, tapi kemudian mereka cetak gol lagi lewat tendangan bebas yang fantastis," imbuhnya.

Catatan statistik menunjukkan, Belanda unggul dalam penguasaan bola mencapai 65 persen. Mereka melakukan 20 kali percobaan ke gawang lawan, tapi cuma sembilan yang tepat sasaran.

Jumlah yang amat jauh jika dibandingkan dengan Turki. Mereka cuma sembilan kali melakukan percobaan ke gawang tim tamu.