Timnas Indonesia Hadapi Thailand di Kualifikasi Piala Dunia 2022, Ini Saran dari Legenda Persib

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Bandung - Laga Timnas Indonesia kontra Thailand akan tersaji di Al-Maktoum Stadium, Dubai, Uni Emirat Arab (UAE), Kamis (3/5/2021) dalam laga lanjutan babak kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia.

Laga yang akan digelar pada pukul 23.45 WIB itu, tentu akan menjadi laga pertaruhan bagi pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong setelah dua laga sebelumnya skuad Garuda harus menelan pil pahit yaitu kalah dari Afghanistan dan Oman.

Menghadapi Timnas Thailand yang dibesut juru taktik asal Jepang, Akira Nishino ini memang tidak mudah. Untuk mendapat hasil maksimal, legenda Persib Bandung era-90an, Asep Sumantri menyebut Timnas Indonesia harus bisa menjaga panjang lapangan.

"Intinya harus menjaga panjang lapangan dengan artian kalau menyerang jarak antara pemain depan, tengah, dan belakang bisa menjaga panjang lapangan," katanya saat dihubungi Bola.com, Selasa (01/06/2021).

"Kalau bisa menjaga, ketika menyerang dan bertahan, Insya Allah tidak terlalu diserang terus oleh lawan," tambah pria akrab disapa Ujeb itu.

Dengan bisa menjaga panjang lapangan maka ketika menyerang dan bertahan lanjut Ujeb pasukan Shin Tae-yong tidak akan melulu digempur Timnas Thailand.

"Intinya jangan sampai ada lahan atau ruang di tengah yang terlalu kosong di daerah gelandang," lanjut Ujeb.

Cover Rekan Setim

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, ketika melawan Oman di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA). (PSSI).
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, ketika melawan Oman di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA). (PSSI).

Lebih lanjut Ujeb, pria yang pernah membawa Maung Bandung juara di era Perserikatan 1989-1990, 1993-1994, dan Liga Indonesia pertama 1994-1995 memberikan masukan agar pemain Timnas Indonesia bisa saling meng-cover.

"Bisa juga man to man marking tetapi harus ada satu pemain yang bisa memaksimalkan antisipasi dalam memotong serangan dari lawan. Jadi harus ada yang meng-cover," terang Ujeb.

"Dengan meng-cover itu, biasanya tim sepak bola membuat pola segitiga, artinya kalau satu lawan satu kalah, yang lain harus bisa meng-cover," tambah Ujeb.

Dalam menyerang pun, Timnas Indonesia kata Ujeb sekali-sekali harus membuat umpan-umpan terobosan ke rekannya yang muncul dan usahakan meminimalisir umpan silang ke kotak penalti.

"Tapi agar tidak diserang terus menerus maka antisipasinya dari lebar lapangan, minimal komunikasi yang baik, jangan diam tapi ada komunikasi antar pemain," ungkap Ujeb.

Saksikan Video Pilihan Kami: