Timnas Indonesia Harus Siap, Kualifikasi Piala Asia 2023 Bakal Digelar Terpusat

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Kuala Lumpur - Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) mengonfirmasi perubahan jadwal dan format babak ketiga Kualifikasi Piala Asia 2023. Keputusan itu dilakukan setelah mempertimbangan situasi yang saat ini terjadi di negara-negara Asia.

AFC mengonfirmasi perubahan jadwal babak ketiga Kualifikasi Piala Asia 2023. Laga yang sebelumnya digelar pada Februari 2022 diubah ke 8, 11, dan 14 Juni 2022. Pertandingan juga tak akan menggunakan format kandang tandang.

Nantinya, semua pertandingan Kualifikasi Piala Asia 2023 digelar secara terpusat. AFC dalam waktu dekat akan menunjuk negara yang aman untuk menjadi venue masing-masing grup.

Keputusan ini dilakukan karena Komite Eksekutif AFC menganggap pandemi COVID-19 di negara-negara Asia belum terkendali. AFC tetap mengutamakan keselamatan dan kesejahterasaan semua pemangku kepentingan, yang akan bersaing menuju Piala Asia 2023 di China pada 16 Juni - 16 Juli 2023.

Pengundian babak ketiga Kualifikasi Piala Asia 2023 bakal dilakukan pada Februari 2022. Nantinya, posisi tim pada pot undian akan didasari pada ranking FIFA.

Sebanyak 24 tim akan mengikuti babak ketiga Kualifikasi Piala Asia 2023. Timnas Indonesia dan Kamboja menjadi yang terakhir memastikan diri setelah lolos dari jalur play-off.

Protokol Kesehatan Ketat

Timnas Indonesia malah kembali membobol gawang Chinese Taipei saat telah memasuki injury time lewat serangan balik. Witan Sulaeman melakukan penetrasi ke kotak penalti lawan sebelum akhirnya melepas tembakan mendatar yang mulus menggetarkan jala gawang Chinese Taipei. (Dok. PSSI)
Timnas Indonesia malah kembali membobol gawang Chinese Taipei saat telah memasuki injury time lewat serangan balik. Witan Sulaeman melakukan penetrasi ke kotak penalti lawan sebelum akhirnya melepas tembakan mendatar yang mulus menggetarkan jala gawang Chinese Taipei. (Dok. PSSI)

AFC juga memastikan penyelenggaraan babak ketiga Kualifikasi Piala Asia 2023 bakal memberlakukan penerapan protokol kesehatan ketat. Nantinya, akan ada masa karantina minimum bagi semua tim sebelum bertanding.

Negara yang akan menjadi tuan rumah harus berada dalam situasi yang kondusif dari pandemi COVID-19. Seluruh pihak yang terlibat mulai pemain, pelatih, ofisial, dan panitia penyelenggara lokal wajib mengikuti tes COVID-19.

Semuanya dilakukan AFC untuk memastikan babak ketiga Kualifikasi Piala Asia 2023 berjalan lancar. Apalagi sampai saat ini belum diketahui sampai kapan pandemi COVID-19 akan melanda dunia.

Jalan Panjang

Kambuaya juga tercatat mampu mencetak satu gol di leg kedua. Berawal dari umpan Evan Dimas yang berhasil dipotong oleh bek Chinese Taipei, Chen Ting-Yang membuat bola mengarah ke Ricky yang tak terkawal dan melesatkan tendangan keras yang tak mampu dibendung kiper Shin-An. (Dok. PSSI)
Kambuaya juga tercatat mampu mencetak satu gol di leg kedua. Berawal dari umpan Evan Dimas yang berhasil dipotong oleh bek Chinese Taipei, Chen Ting-Yang membuat bola mengarah ke Ricky yang tak terkawal dan melesatkan tendangan keras yang tak mampu dibendung kiper Shin-An. (Dok. PSSI)

Perjalanan Timnas Indonesia menuju Piala Asia 2023 masih sangat panjang. Pasukan Shin Tae-yong itu harus mampu menghuni puncak klasemen pada babak ketiga kualifikasi untuk bisa lolos langsung.

Bila gagal, ada alternatif lain yakni melalui jalu runner-up terbaik. Nantinya, akan dibentuk klasemen kecil dari enam grup di Kualifikasi Piala Asia 2023.

Lima dari enam runner-up terbaik bakal lolos ke Piala Asia 2023. Pelatih Shin Tae-yong harus segera mencari cara agar bisa membentuk tim berkualitas demi bersaing pada ajang bergengsi tersebut.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel