Timnas Indonesia U-19 Terus Digeber, Ada Pemain yang Cedera

Riki Ilham Rafles
·Bacaan 2 menit

VIVA – Timnas Indonesia U-19 masih menjalani pemusatan latihan periode November 2020 di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Untuk kali ini, asisten pelatih Nova Arianto yang memimpin.

Nova menggantikan sementara posisi pelatih Shin Tae-yong yang masih berada di negara asalnya, Korea Selatan. Tapi, pantauan secara daring masih terus dilakukan olehnya.

Nova mengatakan sejauh ini para pemain Timnas Indonesia U-19 yang ikut menjalani pemusatan latihan menunjukkan perkembangan bagus. Tapi, dari 38 pemain yang dipanggil, beberapa mengalami cedera.

"Pemain dalam kondisi baik meski ada beberapa yang cedera. Secara keseluruhan pemain terus berjuang keras dan menunjukkan progres yang baik setiap harinya," kata Nova, dikutip dari laman resmi PSSI.

Para pemain Timnas Indonesia U-19 dituntut untuk memiliki kondisi fisik dan stamina yang bagus dalam pemusatan latihan kali ini. Sebab mereka menjalani tiga kali sesi latihan setiap harinya.

Di pagi hari, para pemain disuguhi menit latihan strength endurance. Mereka diminta untuk berlari sembari naik dan turun tangga serta melakukan gerakan menggunakan skipping.

Di sore harinya para pemain dibawa kembali ke lapangan. Mereka melahap menu permainan atau teknik dengan bola. Tapi tetap saja tujuannya untuk meningkatkan level fisik.

Setelah itu masih ada sesi latihan di gym pada malam hari. David Maulana dan kawan-kawan digeber untuk meningkatkan kekuatan serta massa otot tubuhnya.

"Sesuai materi latihan dari coach Shin Tae-yong fokus selama pekan ini adalah mempertahankan serta meningkatkan level endurance pemain. Selain itu, melihat mental pemain dalam melaksanakan latihan yang diberikan. Jadi pemain harus selalu siap dan kerja keras," tutur Nova.

Wajar bila para pemain Timnas Indonesia U-19 menjalani pemusatan latihan dengan intensitas tinggi. Mereka adalah tim yang dipersiapkan ketika Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021.

Segala macam upaya mesti dilakukan oleh Shin Tae-yong untuk mendongkrak performa tim. Karena persaingan di Piala Dunia U-20 2021 amat berat.