Timnas Indonesia U-22 Usung Strategi Berbeda Hadapi Iran

Liputan6.com, Jakarta - Pelatih Timnas Indonesia U-22 Indra Sjafri menyusun strategi untuk uji coba kedua melawan Iran U-23 di Stadion Pakansari, Bogor, Sabtu (16/11/2019).

Indra Sjafri mengungkapkan, taktik ini merupakan hasil evaluasi pertemuan pertama kedua tim. Timnas Indonesia U-22 mengimbangi Iran U-23 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Rabu (13/11/2019).

"kami latihan khusus untuk mengevaluasi taktik dari laga pertama di Bali dan mematangkan persiapan untuk menghadapi Iran," ungkapnya, dilansir situs resmi PSSI.

"Di laga pertama, kami dipaksa bermain deep defending. Saya sudah katakan ke pemain dalam latihan, bagaimana kita mengatasi kondisi tersebut. Kami tak ingin banyak kehilangan bola. Permainan bola dari kaki ke kaki mungkin akan menjadi pilihan utama," sambung sosok berusia 56 tahun itu.

Pada duel di Kapten I Wayan Dipta, Timnas Indonesia U-22 memimpin melalui gol Muhammad Rafli. Namun, kemenangan gagal didapat karena Mohammad Reza Azadi membantu Iran menyamakan kedudukan.

Rotasi Pemain

Pelatih Timnas Indonesia U-23, Indra Sjafri, saat latihan jelang SEA Games 2019 di Lapangan ABC, Senayan, Jakarta, Kamis (3/10). Latihan kali ini Timnas fokus dalam memperbaiki taktik dalam bertahan. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Indra Sjafri mengakui bakal melakukan sejumlah pergantian pemain. Rotasi diterapkan melihat kebugaran pemain dari pertandingan pertama.

"Kami akan melakukan perubahan pemain untuk laga nanti. Informasi dari tim medis akan kami kumpulkan untuk melihat kondisi terakhir pemain. Seperti kita lihat, di laga pertama, beberapa pemain harus saya ganti. Seperti Abimanyu yang sedikit kena hamstring," sebutnya.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini