Timnas Inggris Diklaim Diuntungkan Jadwal Piala Dunia 2022, Kok Bisa?

Bola.com, Jakarta - Timnas Inggris diklaim mendapat keuntungan dari jadwal Piala Dunia 2022. Keuntungan tersebut diklaim membantu Harry Kane dan kawan-kawan meraih trofi Piala Dunia.

Mantan manajer timnas Inggris, Glenn Hoddle, bahkan mengiyakan tentang keuntungan Three Lions. "Piala Dunia 2022 yang berlangsung di jeda kompetisi akan membuat Inggris meraih gelar di Qatar," katanya.

Menurut Hoddle, keputusan menggelar Piala Dunia di Qatar pada November hingga Desember secara tidak langsung menjadi berkah bagi The Three Lions.

Hoddle mengatakan Gareth Southgate bisa memiliki pemain yang segar jelang Piala Dunia 2022. Inggris akan menghadapi Iran pada laga pembukanya di Piala Dunia 2022 tanggal 21 November.

 

Hanya Jeda Beberapa Hari

Gelandang Timnas Inggris, Jordan Henderson, merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Ukraina pada laga perempat final Euro 2020, Minggu (4/7/2021) dini hari WIB. (AFP/Alberto Pizzoli)
Gelandang Timnas Inggris, Jordan Henderson, merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Ukraina pada laga perempat final Euro 2020, Minggu (4/7/2021) dini hari WIB. (AFP/Alberto Pizzoli)

Piala Dunia 2022 kemungkinan hanya akan berlangsung beberapa hari setelah jeda Liga Inggris. Meski demikian, Hoddle yakin bahwa skuad Gareth Southgate dalam keadaan yang segar.

"Mengingat bahwa piala dunia ini tidak datang pada akhir musim yang panjang dan sulit, semua tim akan jauh lebih segar. Para pemain Inggris akan lebih siap karena selisih beberapa hari dari kompetisi," katanya kepada Betfair.

Kondisi itu berbeda jika Piala Dunia digelar pada musim panas. Para pemain sebagian besar kekelahan karena baru saja merampungkan musim kompetisi yang ketat dan sengit.

 

Langsung Beradaptasi

Hodlle menjelaskan saat masih bermain, dirinya lebih senang turnamen besar berlangsung saat jeda kompetisi. Menurutnya, pemain lebih siap daripada kompetisi besar berlangsung usai kompetisi domestik usai.

Para pemain harus mengembalikan performanya setelah kompetisi yang panjang. Dia mengatakan saat turnamen besar berlangsung di tengah kompetisi, para pemain langsung segar dan siap.

"Mengingat kembali ketika saya masih menjadi pemain, saya pikir akan menyenangkan untuk memulai musim dan kemudian memiliki piala dunia lebih cepat. Daripada memiliki musim yang panjang dan sulit dengan banyak pertandingan piala," sambungnya.

 

Inggris Dapat Lawan Mudah

Bukayo Saka, Jadon Sancho, dan Marcus Rashford menjadi korban rasialisme online setelah gagal mengeksekusi tendangan penalti untuk Timnas Inggris di final Euro 2020. (AFP/Laurence Griffiths)
Bukayo Saka, Jadon Sancho, dan Marcus Rashford menjadi korban rasialisme online setelah gagal mengeksekusi tendangan penalti untuk Timnas Inggris di final Euro 2020. (AFP/Laurence Griffiths)

Three Lions bakal berada di grup B bersama Amerika Serikat, Iran hingga Wales. Di atas kertas, Inggris seharusnya bisa menjadi tuan rumah.

Jika jadi juara grup B maka Inggris bakal menghadapi runner up grup A. Kekuatan Inggris, menurut Hoddle juga masih di atas kekuatan empat tim yang ada di grup A.

"Saya tidak bisa melihat rintangan apa pun bagi Inggris di grup B. Bahkan jika Inggris mendapat hasil imbang melawan salah satu dari mereka, saya masih berpikir mereka akan lolos," kata Hoddle.

 

Prestasi Inggris Makin Melejit

Selain itu, Hoddle jyakin Inggris bisa memenangkan Piala Dunia kali ini. Hal ini dilihatnya dari prestasi mereka dalam dua turnamen sebelumnya.

Inggris berhasil mencapai babak semifinal Piala Dunia 2018. Kemudian Three Lions mampu mencapai babak final pada Euro 2020.

"Jika Inggris adalah kuda balap, mereka siap untuk menang. Mereka adalah salah satu favorit dan kelompok pemain ini mampu memenangkan turnamen," tutup Hoddle.

Sumber: Standard 

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel