Timnas Jerman Tinggalkan Laga Ujicoba Olimpiade Karena Perilaku Rasis

·Bacaan 1 menit

VIVATimnas Jerman meninggalkan lapangan pada menit ke-85 saat berlangsungnya laga ujicoba pra Olimpiade melawan Honduras, akhir pekan ini, Minggu 18 Juli 2021. Ini setelah pemain mereka, Jordan Torunarigha mengalami pelecehan rasis.

"Pertandingan berakhir lima menit lebih awal dengan skor 1-1. Para pemain Jerman meninggalkan lapangan setelah Jordan Torunarigha dilecehkan secara rasial," tulis Asosiasi Sepak Bola Jerman (DFB) dalam akun Twitter.

Pelatih Timnas Jerman untuk Olimpiade, Stefan Kuntz pun membela anggota skuadnya yang berusia 23 tahun itu atas perilaku rasis yang dialaminya. Ini sebagai tanda perlawanan terhadap aksi rasisme di lapangan.

"Ketika salah satu pemain kami dilecehkan secara rasial, maka bermain bukan lagi pilihan," kata Kuntz melalui akun Twitter DFB.

Belum diketahui, aksi rasisme seperti apa yang dialami pemain Jerman. Sementara itu, Federasi Sepak Bola Honduras, melalui akun Twitter mereka, mengatakan bahwa situasi itu terjadi karena kesalahpahaman di lapangan.

Pada Februari 2020, bek tengah Hertha Berlin Torunarigha dikeluarkan dari lapangan karena bereaksi terhadap dugaan cemoohan bernada rasisme dari penggemar Schalke saat kalah di Piala Jerman.

Dalam kejadian tersebut, Torunarigha yang merupakan keturunan Nigeria itu mengambil sebuah botol air dan membantingnya ke tanah sebelum dihadiahi kartu merah karena pelanggaran kartu kuning kedua.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel