Timnas Lolos Final AFF, Ketua Komisi X: Capaian Besar, Tapi Harus Tetap Membumi

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta Keberhasilan Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Indonesia lolos ke final Piala AFF mendapat apresiasi banyak kalangan. Keberhasilan tersebut merupakan capaian besar dalam proses pembinaan sepak bola di Tanah Air, meskipun Timnas harus tetap membumi karena masih ada satu tangga lagi sebelum meraih mahkota juara AFF untuk pertama kali.

"Harus diakui keberhasilan Timnas Sepak Bola kita lolos ke final Piala AFF adalah capaian besar setelah dominasi Thailand dan Vietnam dalam lima tahun terakhir di persepakbolaan Asia Tenggara. Kita harus memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada para punggawa Tim Garuda," ujar Ketua Komisi X DPR Syaiful Huda, Minggu (26/12/2021).

Dia menjelaskan lolosnya Timnas Sepak Bola Indonesia bisa jadi merupakan kejutan besar. Sebab banyak orang menjagokan Thailand dan Vietnam akan bertemu di partai puncak mengingat mereka selama lima tahun terakhir menjadi kekuatan utama di jagat sepak bola ASEAN.

Namun pada kenyataannya Indonesia berhasil mematahkan banyak prediksi tersebut dengan lolos ke Final Piala AFF setelah mengalahkan tuan rumah Singapura dengan agregat 5-3.

"Tentu banyak faktor yang membuat tim kita lolos ke final Piala AFF tahun 2020 ini. Kuncinya saat kita berhasil menjadi juara grup sehingga bisa memaksa Thailand dan Vietnam harus saling bunuh di partai semifinal. Ini tentu strategi luar biasa dari tim pelatih dan manajer timnas di AFF tahun ini," katanya.

Huda mengatakan banyak pencinta sepak bola di Indonesia yang saat ini rindu terhadap prestasi Timnas di kancah internasional. Kerinduan ini tentu wajar mengingat Timnas Sepak Bola Indonesia telah lama tidak menorehkan prestasi di pentas internasional.

Di Piala AFF misalnya, prestasi puncak Indonesia hanya masuk final dan menjadi runner up turnamen paling bergensi di Asia Tenggara tersebut selama tujuh kali.

"Sedangkan di kualifikasi Piala Dunia kita gugur di fase penyisihan grup. Pun di SEA Games kita paling banter ke hanya menjadi semifinalis. Jadi kalau ditanya kerinduan prestasi, tentu pecinta sepak bola Indonesia sudah sangat rindu," katanya.

Kendati demikian, kata Huda, kerinduan pencinta sepak bola atas prestasi ini, tidak boleh menjadi beban bagi punggawa Timnas. Mereka harus bisa tampil lepas di final siapapun lawannya apakah Thailand yang memang menjadi raja sepak bola Asia Tenggara atau kembali bertemu dengan Vietnam yang muncul menjadi kekuatan baru sepak bola di Kawasan ASEAN.

"Kami berharap siapa pun lawannya Timnas tetap bisa tampil lepas dan percaya diri sehingga bisa menampilkan performa terbaik terlepas hasil akhir," katanya.

Menampilkan Beragam Taktik

Politisi PKB ini memberikan pujian khusus untuk pelatih Timnas Shin Tae Yong. Menurutnya meskipun tidak menampilkan permainan indah, tapi sejauh ini taktik pelatih asal Korea Selatan tersebut mampu membawa Timnas Indonesia menembus babak puncak Piala AFF. Shin Tae Yong juga mampu menampilkan beragam taktik sesuai kekuatan lawan yang dihadapi Timnas Garuda.

"Kemampuan menampilkan beragam taktik tentu menjadi kemajuan sendiri bagi awak Timnas Garuda. Kita juga tidak terpaku pada pakem tertentu sehingga tidak mudah dibaca lawan. Kami berharap progres Timnas Sepak Bola Indonesia bisa mengantarkan mereka meraih Piala AFF untuk pertama kali. Selain itu dengan didominasi anak-anak muda, Timnas Sepak Bola kita bisa kita harapkan untuk bisa kian matang dan mencetak berbagai prestasi indah di masa depan," pungkasnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel