Timnas Spanyol Mengerikan, Kroasia Terbenam dalam Laga Hujan Gol

·Bacaan 4 menit

VIVATimnas Spanyol menghadapi Kroasia pada babak 16 besar EURO 2020 di Parken Stadium, Kopenhagen, Senin malam WIB, 28 Juni 2021.

Spanyol memulai laga dengan intensitas serangan yang tinggi. Menit ke-13, sebuah peluang emas didapatkan Pablo Sarabia. Berawal dari umpan terobosan Sergio Busquets kepada Morata di dalam kotak penalti.

Morata kemudian memberikan umpan pendek kepada Sarabia yang langsung disambutnya dengan tendangan keras. Sayangnya, bola hanya mengeni jaring dari luar.

Tiga menit kemudian, Pedri melihat posisi Koke yang lepas dari kawalan di depan kotak penalti. Bola meluncur manis ke kaki pemain Atletico Madrid itu.

Kiper Timnas Kroasia, Dominik Livakovic memberikan tekanan, dan menjulurkan kakinya. Bola tendangan Koke pun gagal masuk ke gawang.

Sebuah bencana menghantam Spanyol yang sedang asyik menyerang. Kiper Unai Simon membuat blunder yang memalukan hingga gawangnya kebobolan.


Sebuah backpass panjang dari Busquets di lini tengah. Simon padahal tidak berada di bawah tekanan pemain Kroasia. tanpa ada orang di sekitarnya.

Dia melakukan sentuhan sangat santai yang akhirnya bola melewati kakinya dan masuk ke gawang sendiri. Kroasia untuk sementara unggul 1-0.

Tertinggal satu gol, Spanyol menggempur pertahanan Kroasia. Usaha mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-38.

Adalah Pablo Sarabia yang mencatatkan namanya di papan skor usai memanfaatkan bola muntah di dalam kotak penalti. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.

Spanyol semakin ganas di babak kedua. Serangan bertubi-tubi mereka lancarkan dan barisan pertahanan Kroasia kocar-kacir.

Hingga akhirnya menit ke-57, Spanyol membalikkan keadaan. Cesar Azpilicueta membawa Spanyol unggul 2-1 melalui sundulannya memanfaatkan umpan silang dari Ferran Torres.

Krosia mendapatkan kesempatan menit ke-67. Josko Gvardiol melepaskan tembakan keras kaki kanan dari dalam kotak penalti.

Unai Simon membayar kesalahannya di babak pertama dengan penyelamatan gemilang. Dia sukses menangkap laju bola yang meluncur kencang ke gawangnya.

Menit ke-69, Kroasia kembali menekan Spanyol di sisi kiri. Juranovic melepaskan umpan terobosan ke Kramaric. Dia menekuk bola dan melepaskan tembakannya ke tiang dekat, tetapi Simon kembali melakukan penyelamatan.

Gol, Ferran Torres membawa Spanyol unggul 3-1. Umpan silang yang luar biasa Azpilicueta dari sisi kiri. Torres berhasil mengecoh Gvardiol dan melepaskan tembakan. Bola meluncur di antara dua kaki Livakovic.

Kroasia belum menyerah. Menit ke-85 mereka memperkecil ketertinggalan. Modric menarik umpan silang dekat tiang gawang dan Kramaric menyodok bola. Bola membentur Azpilicueta.

Bek kanan Chelsea itu kemudian mencoba menghalau tendangan Orsic, tetapi teknologi garis gawang menyatakan itu melewati garis terlebih dahulu.

Drama terjadi. Pada masa injury time. Kroasia berhasil menyamakan kedudukan dan memaksa laga ke babak tambahan.

Umpan silang yang indah dari Orsic. Pasalic berada di antara dua bek tengah Spanyol untuk mencari celah. Dia menjentikkan sundulan dan Simon tidak bisa menahannya. Spanyol 3-3 Kroasia.

Duel semakin seru dan panas di babak tambahan. Kroasia beberapa kali membuat jantung suporter Spanyol berdebar dengan serangan-serangannya.

Namun, pada akhirnya Morata yang menjadi pembeda. Setelah menunggu lama, pemain pinjaman Juventus itu akhirnya mencetak gol di EURO 2020.

Olmo melepaskan umpan silang yang melewati kepala Brekalo. Morata mengontrol bola dengan sentuhan pertama yang indah sebelum melepaskan tembakannya. Bola meluncur deras ke atas Livakovic,. 4-3 Spanyol!

Tiga menit Spanyol kembali mencetak gol. Berawal dari serangan balik yang dinahkodai Olmo. Oyarzabal berlari dan lepas dari jebakan offside. Sekali sentuh, tendangannya mengoyak gawang Kroasia. Spanyol unggul 5-3 hingga waktu tambahan pertama usai.

Kroasia nyaris memperkecil kedudukan pada menit ke-106. Budimir lepas dari penjagaan bek Spanyol. Dia melepaskan tembakan ke tiang jauh untuk pertama kalinya.

Tapi, Simon Unai maju dengan cepat dan berhasil mendorong bola melebar dengan ujung jarinya. Spanyol selamat.

Menit ke-116, Morata nyaris mencetak gol kedua. Menerima umpan terobosan dari Jordi Alba, dia mendorong bola ke dalam kotak penalti.

Livakovic bergegas keluar untuk menutup sudut. Tembakan Morata gagal menjadi gol. Pada menit ke-120, Oyarzabal mendapatkan peluang emas.

Setelah terjadi kemelut di dalam kotak penalti. Dia mendapatkan bola dan dengan tenang melepaskan sepakan kaki kiri. Sayangnya, gol tak tercipta karena bola membentur tiang gawang.

Kroasia tak bisa mengulang keajaiban. Mereka seperti kehabisan tenaga di paruh kedua babak tambahan ini. Hingga wasit meniupkan peluit akhir, Spanyol menang 5-3.

Susunan Pemain:

Spanyol: Unai Simon; Cesar Azpilicueta, Eric Garcia (Pau Torres 72'), Aymeric Laporte, Jose Gaya (Jordi Alba 78'); Koke (Fabián Ruiz 78'), Sergio Busquets (Rodri 102'), Pedri; Ferran Torres (Mikel Oyarzabal 88'), Alvaro Morata, Pablo Sarabia (Daniel Olmo 72').

Kroasia: Dominik Livakovic; Josip Juranovic (J. Brekalo 74'), Domagoj Vida, Duje Caleta-Car, Josko Gvardiol; Luka Modric, Marcelo Brozovic, Mateo Kovacic (A. Budimir 79'); Nikola Vlasic (M. Pašali? 79'), Bruno Petkovic (A. Kramari? 46'), Ante Rebic (M. Orši? 67').


Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel