Timnas Spanyol Tersingkir Akibat Dapat Giliran Penalti Belakangan?

·Bacaan 1 menit

VIVA – Mantan bek andalan Timnas Spanyol, Gerard Pique, buka suara atas kegagalan negaranya lolos ke final Euro 2020. Diketahui La Roja takluk oleh Italia di semifinal.

Pada laga di Stadion Wembley, Selasa malam 6 Juli 2021, Spanyol kalah adu penalti 2-4. Pada waktu normal dan tambahan mereka diketahui bermain imbang 1-1.

Pada babak tostosan, Spanyol mendapatkan kesempatan belakangan mengambil penalti. Hasilnya, dua algojo mereka, Daniel Olmo dan Alvaro Morata gagal.

Sedangkan dari Italia, cuma Manuel Locatelli yang gagal. Empat eksekutor lain sukses menjalankan tugasnya.

Pique pun berbicara lantang tentang kesempatan penalti dalam laga tersebut. Menurutnya agak kurang fair karena Spanyol mendapatkan kesempatan belakangan.

"Itu bukan kebetulan, empat adu penalti di Euro 2020 dan Copa America dimenangkan tim yang mengambilnya duluan," tulis Pique di twitter seperti dikutip Sport.

"Statistik memperlihatkan tim yang mengambil eksekusi duluan lebih punya peluang, dan di turnamen seperti ini tampaknya tidak adil dengan tos koin maka anda memulai dengan kerugian," lanjutnya.

Tak cukup sampai di situ. Pique memberikan solusi agar adu penalti menjadi lebih adil. Dia mau mengubah pola giliran.

"Format terbaik adalah ABBAABBAAB, dengan cara itu jika tim tidak gagal, mereka punya kesemapatan alternatif memimpin. Secara emosianal itu berubah berubah dratis ketika unggul atau tertinggal," bebernya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel