Timo Werner Buka Suara soal Masa Depannya di Chelsea

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com,London- Timo Werner salah satu pemain yang banyak disorot fans Chelsea karena ketidakmampuannya mencetak gol belakangan ini. Werner pun akui tidak senang saat hanya duduk di bangku cadangan.

Musim lalu, striker asal Jerman itu masih main 35 kali. Namun kehadiran Romelu Lukaku membuatnya perannya berkurang dan baru tampil sebagai starter tiga kali saja.

Meski jarang main, Timo Werner pecah telor gol untuk Chelsea saat menang 3-1 atas Southampton. Ini membuat kepercayaanya dirinya kembali tinggi.

Timo Werner pun menegaskan saat ini dia tak sedang mencari klub baru. Meski Bayern Munchen tertarik untuk mendatangkannya di bursa transfer Januari.

"Beberapa pekan terakhir jadi sulit buat saya di Chelsea. Setelah beberapa tahun, saya harus berjuang lagi dari bangku cadangan. Tapi karier tak selalu naik, saya belajar untuk mengatasinya," kata Werner seperti dikutip Express.

Siap Kejar Posisi

Unggul jumlah pemain membuat Timo Werner dan kawan-kawan lebih leluasa mengurung pertahanan Southampton. (AP/Kirsty Wigglesworth)
Unggul jumlah pemain membuat Timo Werner dan kawan-kawan lebih leluasa mengurung pertahanan Southampton. (AP/Kirsty Wigglesworth)

Werner meyakini bisa kembali menjadi starter di Chelsea. Dia tak menyerah untuk mengejar itu.

"Saya harus bisa menggigit lagi, itu tantangan buat saya. Tentu saya ingin main lebih banya, jadi saya memberi yang lebih di latihan," ujarnya.

"Saya tak tahu apapun soal deadline. Segalanya berlangsung cepat di sepak bola. Saya harus pikir masak-masak sebelum ambil keputusan."

Pindah ke Munchen?

Timo Werner berhasil membuat Chelsea unggul 2-1 pada menit ke-84 usai meneruskan umpan yang disodorkan Cesar Azpilicueta di depan gawang Souhampton. (AP/Kirsty Wigglesworth)
Timo Werner berhasil membuat Chelsea unggul 2-1 pada menit ke-84 usai meneruskan umpan yang disodorkan Cesar Azpilicueta di depan gawang Souhampton. (AP/Kirsty Wigglesworth)

Werner saat ini punya agen baru yaitu Volker Struth. Pria ini dikenal cukup dekat dengan Bayern Munchen.

"Saya tak memilih Volker karena dia punya pemain dan pelatih di Munchen. Saya mencoba cari perspektif baru dengan dia. Jadi ini bukan berarti saya akan ke Munchen," ujarnya.

Peringkat

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel