Timo Werner Mandul Lagi, Begini Jawaban Lampard

Zulfikar Husein
·Bacaan 2 menit

VIVAChelsea berhasil merebut tiga poin penuh usai menumbangkan Fulham dalam lanjutan pertandingan Premier League 2020/2021, di Craven Cottage, Minggu 17 Januari 2021, dini hari WIB. The Blues sukses mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 1-0.

Pada laga tersebut, Fulham harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-44. Antonee Robinson dikartu merah wasit setelah melakukan pelanggaran keras terhadap Cesar Azpilicueta.

Setelah unggul jumlah pemain, Chelsea bariu bisa mencetak gol di menit ke-78. Mereka mencetak gol tersebut melalui aksi dari Mason Mount.

Sebenarnya, The Blues berpeluang menggandakan keunggulan pada masa injury time babak kedua. Akan tetapi, Timo Werner membuang peluang emas tersebut.

Padahal, striker asal Jerman itu tinggal berhadapan satu lawan satu dengan kiper Fulham, Alphonse Areola. Sayangnya, bola sepakan Werner justru melenceng dari sasaran.

Ketika ditanya apakah Werner kurang percaya diri saat di depan gawang, manajer Chelsea, Frank Lampard mengatakan bahwa hal itu adalah normal. Menurutnya, seorang striker tidak perlu mencetak gol melulu.

"Saya tidak tahu (kenapa Werner gagal mengeksekusi peluang). Tetapi, saya pikir itu normal jika Anda tidak mencetak gol secara teratur seperti yang Anda inginkan," kata Lampard, kepada Sky Sports, Minggu 17 Januari 2021.

"Dia telah mencetak gol pada pekan lalu di Piala FA. Saya sudah lihat dia mencetak gol. Dia juga sering mencetak gol dan itu yang terjadi," ucapnya.

Namun, Lampard menambahkan, bahwa dirinya telah meminta Werner untuk terus bekerja keras dalam menghasilkan gol. Sebab, sebagai striker, Werner harus mempunyai ketajaman dalam membongkar pertahanan lawan.

"Dia harus terus bekerja, dan itu satu-satunya jalan keluar. Semua orang pasti pernah berada di posisi itu jika Anda seorang pencetak gol atau striker," ujar Lampard.

"Semua orang pun akan mengatakan hal yang sama, yaitu kembali ke lapangan latihan. Hal itu akan menguntungkannya karena dia berkualitas tinggi. Saya senang melihat dia berada di depan gawang. Dia suka posisi itu, dan kami menempatkannya sudah benar," tuturnya.