Tina Toon Mengerjai Staf yang Salah Input Laporan Reses: Sampai Mirip Mpok Hindun

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Heboh laporan reses Tina Toon yang disangka hasil copy-paste, membuat seseorang panik. Bukan sang anggota DPRD DKI Jakarta yang panik, melainkan seorang stafnya.

Ini karena sang staf adalah sosok yang keliru mengunggah laporan milik Tina Toon ke situs ereses.dprd-dkijakartaprov.go.id. Melihat isu ini menjadi kian panas dalam pemberitaan dan media sosial, staf lelaki ini kemudian menghungi langsung Tina Toon via telepon.

Momen percakapan Tina Toon dengan sang staff di telepon, ia bagikan dalam sebuah video singkat di Instagram miliknya. Penyanyi cilik ini tak bisa "melepaskan" sang staf begitu saja. Jiwa usilnya tergelitik.

Enaknya Gimana?

Tina Toon. (Instagram/tinatoon101)
Tina Toon. (Instagram/tinatoon101)

Dalam percakapan telepon yang dilakukan dengan mode loud speaker ini, sang staf berkali-kali minta maaf. "Saya serahkan kepada ibu, sekali lagi saya mohon maaf...bener-bener mohon maaf. Bener," kata sang staf.

Sementara itu Tina Toon terlihat menahan tawa, tapi tetap berusaha menjawab dengan kalimat serius dan tegas. "Saya tahu itu kesalahan Pak B**, cuman enaknya gimana?" kata Tina Toon.

Berkali-kali Maaf

Tina Toon. (Sumber: Instagram//tinatoon101)
Tina Toon. (Sumber: Instagram//tinatoon101)

Tina Toon mengatakan sang staf berkali-kali mencoba menelepon dan menulis pesan WhatsApp untuk minta maaf. "Maap maap terus dari WA sampe Call kayak Mpo Hindun," tulis Tina Toon di video ini, menyebut nama karakter Bajaj Bajuri yang selalu minta maaf.

Mendengar stafnya bolak-balik minta maaf, akhirnya Tina Toon menyudahi keusilannya. "Udah ah Kasian Org Tua, Tar Kualat gw," tulisnya lagi.

Tina pun Minta Maaf

Sang staf minta maaf dan berjanji akan mengecek berkali-kali soal dokumen yang akan dipublikasikan ke publik. Di sisi lain, Tina Toon juga mengakui ada keteledorannya dalam insiden ini.

"Jadi sekali lg sy scara pribadi minta maaf atas nama tim atas kesalahan input data ini dan mdh2an kedepan bisa diperbaiki krn gmn pun manusia ga luput dari skippp 馃ぃ tp gmn pun ak salah jg krn ga double check pas di upload , krn ak concern data yg keterima di eksekutif bukan yg diupload ke website," tulisnya di kolom caption.

Klarifikasi Tina Toon

Seperti diberitakan sebelumnya, Tina Toon dituduh melakukan copy-paste laporan reses karena yang tercantum dalam dokumen di situs resmi adalah laporan bertahun 2015. Belakangan diketahui bahwa itu adalah kesalahan timnya, yang mengunggah beberapa halaman dari anggota DPRD terdahulu.

Ia juga menyebutkan bahwa dokumen yang tak sengaja diunggah itu ada laporan reses tingkat fraksi. Sementara laporan miliknya, adalah laporan perorangan. Bukti lain yang ia sebutkan, adalah dokumen yang keliru tersebut mencantumkan nama lokasi seperti Kebon Jeruk, Kedoya, dan Taman Sari, yang berada di Jakarta Barat.

Ini menandakan laporan tersebut untuk dapil Jakarta Barat, sementara ia dipilih untuk daerah Jakarta Utara.