Tindak Tegas Penerobos Jalur Busway!

Laporan wartawan Tribun Jakarta, Bahri Kurniawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur BLU Transjakarta M Akbar menyerukan penerapan hukum yang tegas bagi pengendara yang masuk jalur busway.

Pernyataan itu mengomentari sterilisasi jalur busway yang tidak berjalan baik.

"Tindak tegas pengendara yang menerobos jalur busway, bila perlu denda setinggi-tingginya agar menimbulkan efek jera," kata Akbar saat ditemui Tribun di kantornya di Jalan Jatinegara Barat No 142, Jakarta Timur, Senin (12/3/2012).

Menurut Akbar, penerapan sanksi yang tidak tegas dalam menangani pelanggaran ini, menyebabkan pengendara semakin seenaknya menerobos jalur busway.

"Pelanggaran terjadi di depan umum, kalau dibiarkan bisa menjadi penyakit di masyarakat. Masyarakat menjadi terbiasa untuk melanggar," lanjut pria berkacamata.

Selama ini, Akbar berpendapat, pengendara melanggar karena mereka merasa kemungkinan akan ditindak kecil. Mereka juga merasa tidak takut dengan sanksi yang diterima.

Jika penegakan hukum dan penerapan sanksi berjalan baik, menurut Akbar, tentu jalur busway bisa steril, dan bus-bus Transjakarta dapat beroperasi melayani masyarakat dengan lebih baik.

"Pasti bisa lah, buktinya di koridor I jalur busway bisa steril. Itu kan karena jumlah petugas yang memantau dan menindak di sana banyak. Penerapan macam itu yang kami harap bisa berjalan," tandas Akbar. (*)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.