Tindaklanjuti Surat Risma, Wali Kota Bekasi Data Anak Yatim Piatu Korban Covid-19

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi meminta jajarannya untuk mendata anak yatim piatu lantaran orang tuanya meninggal dunia akibat Covid-19.

"Saya menginstruksikan lebih lanjut kepada jajaran dinas-dinas terkait, seperti Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan, serta jajaran aparatur lainnya untuk menghimpun pendataan tersebut," kata dia, Kamis (19/8/2021).

Adapun ini dilakukannya untuk menindaklanjuti surat Menteri Sosial Tri Rismaharini atau Risma. Agar nanti Kemensos akan menyesuaikan kebutuhan anak dan keluarga tersebut.

"Sebab hal itu menindaklanjuti dari pada Surat Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini kepada bupati/wali kota Se-Indonesia," ungkap Rahmat.

Selain turun sendiri, pihaknya juga menerima laporan warga terkait data tersebut, yang bisa disampaikan ke pihak kecamatan ataupun kelurahan setempat.

"Hasil pendataan tersebut nantinya akan dilaporkan ke Kementerian Sosial," kata Pepen.

Belum Ada

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Tanti Rohilawati mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial terkait pendataan, untuk menghasilkan data yang lebih akurat.

"Saat ini belum ada, kita akan berkoordinasi lagi dengan Dinsos, karena data anak yatim piatu yang orangtuanya meninggal akibat Covid-19 memang harus ada," kata dia.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel