Tinggal 21 warga Sulut dirawat karena COVID-19

Akumulasi warga Sulawesi Utara (Sulut) yang masih dirawat karena terkonfirmasi COVID-19 (kasus aktif) tinggal 21 orang atau sebesar 0,04 persen.

"Hari ini bertambah satu kasus sembuh berasal dari Kota Tomohon," kata Kepala Dinas Kesehatan Daerah Provinsi Sulut, dr Debie KR Kalalo di Manado, Jumat.

Data satgas penanganan COVID-19 per 16 Juni 2022, dari total warga Sulut terkonfirmasi positif sebanyak 51.359 orang, sebanyak 50.169 orang telah dinyatakan sembuh.

Angka kesembuhan di provinsi berpenduduk lebih 2,6 juta tersebut sebesar 0,04 persen.

Baca juga: Vaksinasi COVID-19 bagi anak-anak di Sulut capai 75,39 persen

Baca juga: Sulut nihil penambahan kasus baru COVID-19

Sementara, kasus meninggal sebanyak 1.169 orang (tidak terjadi penambahan kasus) dengan angka kematian (Case Fatality Rate) sebesar 2,27 persen.

Dokter Debie berharap warga disiplin menerapkan protokol kesehatan, walaupun kecenderungan munculnya kasus baru COVID-19 menurun.

"Jangan pernah lalai menerapkan protokol kesehatan, tetap gunakan masker yang berguna untuk melindungi diri dan orang lain," ajaknya.

Pemerintah provinsi maupun kabupaten dan kota masih melaksanakan testing COVID-19, 11 kabupaten dan kota yang melakukan tes cepat diagnostik antigen, hasilnya dari 151 sampel, satu sampel positif.

Kasus pertama COVID-19 di provinsi ujung utara Sulawesi tersebut dipublikasikan pemerintah provinsi pada 14 Maret 2020 lalu, sejumlah langkah dilakukan termasuk pengetatan di pintu-pintu masuk bandara dan pelabuhan maupun batas antarprovinsi.*

Baca juga: Sulut level dua asesmen situasi pandemi COVID-19

Baca juga: Tiga tersangka korupsi dana COVID-19 diserahkan ke Kejati Sulut

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel