Tinggal di Graha Raya, Super Nyaman dan Aksesnya Mudah

Liputan6.com, Tangerang - Wilayah Tangerang Selatan, Banten, mencatat perkembangan paling pesat dibanding daerah penyangga Jakarta lainnya sejak ditetapkan sebagai kota pada 29 Oktober 2008, oleh Menteri Dalam Negeri kala itu, Mardiyanto. Perkembangan terjadi hampir di semua sektor, terutama perekonomian yang ditunjang oleh sektor permukiman dan komersial.

Sejarah mencatat, nilai properti di kawasan ini hampir tidak pernah turun. Keterbatasan dan menyempitnya lahan mendorong nilai aset properti terus naik. Beberapa kawasan dibangun apik dengan perawatan lingkungan yang cukup terjamin. Berbagai kebutuhan dasar di pusat-pusat perbelanjaan juga tersedia, termasuk kebutuhan rekreasi, sehingga warganya tak perlu “melipir” ke Jakarta.

Lokasi bagus dan mudahnya akses menjadi prinsip yang kerap digunakan konsumen saat memutuskan untuk membeli rumah di Tangerang Selatan. Graha Raya (350 ha) di Pondok Jagung, Serpong Utara, yang merupakan kompleks hunian garapan pengembang properti PT Jaya Real Property (JRP), Tbk, memiliki itu semua karena terletak di segitigas emas Bintaro Jaya - Serpong - Jakarta Barat, dengan aksesibilitas yang sangat mudah.

Lokasi perumahan Graha Raya diapit oleh dua proyek besar berfasilitas komplit, yaitu Bintaro Jaya dan Alam Sutera, sehingga kerap diandalkan sebagai akses penghubung menuju dua wilayah tersebut. Sepanjang jalan perumahan hawanya cukup rindang dan sejuk karena masih banyak pepohonan yang menjulang. Di beberapa sudut, berjejer penjual tanaman hijau dan batu alam yang cukup menyegarkan mata.

“Kami punya lebar jalan utama 24 meter, sangat rapi, terawat dan lapang. Orang lalu-lalang cukup ramai, sehingga kawasan sangat hidup, termasuk area komersialnya semakin terekspos,” ujar Head Unit Manager Graha Raya, Shindu Hariyadi Wibisono, saat acara media gathering bersama belasan jurnalis di Serpong Utara, Tangerang Selatan, Jumat (21/2/2020).

 

Selanjutnya

Ilustrasi Foto Property Rumah (iStockphoto)

Graha Raya sendiri ada ratusan unit ruko, Giant Supermarket, TransMart, McDonald’s, Pasar Modern, skolah, sport centre, dan yang terbaru Splash Waterpark di Klub Keluarga. Lokasinya makin strategis setelah dibukanya exit tol Parigi di ruas tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) 2 Seksi Serpong-Kunciran. Dari exit tol tersebut ke Graha Raya hanya 500 meter. Akses menuju Graha Raya juga bisa melalui exit tol Alam Sutera di ruas tol Jakarta-Merak, sekitar 2 km.

“Dengan berbagai akses tol tersebut, menuju seluruh penjuru Jabodetabek termasuk Bandara Soekarno Hatta, ruas tol dalam kota, Jagorawi hingga Cipali sangat mudah. Kawasan perumahan kami diuntungkan oleh lokasi yang super strategis, betul-betul beririsan dengan Bintaro dan Alam Sutera,” terang Shindu.

Transportasi kian mudah berkat beroperasinya jalur busway melayang koridor XIII Tendean-Blok M-Ciledug. Lokasi Graha Raya dengan halte terakhir di Puri Beta, Ciledug, sekitar 3 km. “Kalau malas pakai mobil, penghuni banyak yang mengandalkan busway sebagai transportasi menuju perkantoran di Jalan Sudirman, Gatot Subroto dan Kuningan. Jarang bahkan tidak pernah macet karena jalurnya khusus. Sudah paling nyaman beli rumah di Graha Raya, kemana-mana dekat,” tambahnya.

 

Rumah Kompak Untuk Keluarga Muda

Ilustrasi Foto Property Rumah (iStockphoto)

Berbagai keunggulan itu membuat harga properti di Graha Raya terus meroket. Lima tahun lalu harga tanahnya masih Rp5 – 7 juta per meter persegi, sekarang sudah Rp8 – 10 juta per meter persegi. Graha Raya saat ini tengah mengembangkan distrik unggulan, yaitu Fortune (40 ha). Hingga awal 2020, JRP telah membangun sebanyak tujuh klaster, yaitu Fortune Spring, Breeze, Terrace, Essence, Belezza, Villas dan yang saat ini sedang dipasarkan adalah Fortune Height.

Luas klaster Fortune Height 3,2 ha dengan rumah sebanyak 264 unit. Rumah satu-dua lantai ini didesain kompak dengan tata ruang efisien dan fungsional layaknya hunian urban. Tampak depan bangunan didesain modern simple yang banyak digandrungi anak muda. “Dari segi luas, desain dan harga sasarannya adalah keluarga muda atau professional yang mendambakan tinggal di kawasan Tangerang Selatan, tetapi dengan kocek relatif terjangkau,” kata Shindu.

Ada empat tipe hunian yang ditawarkan. Luas bangunannya mulai 30 - 67 m2 dengan dua pilihan luas tanah 60 dan 72 m2.  Harga mulai Rp 800 jutaan. Pembayaran cukup fleksibel. Uang muka 10% persen dicicil 12 kali. Tipe 30/60 dilengkapi 2 kamar tidur, 1 kamar mandi dan 1 carport. Sedangkan tipe 56/60 kelengkapannya sama dengan tipe sebelumnya kecuali kamar tidur dan mandinya dua karena bangunanya dua lantai. Fasilitas yang disediakan di Distrik Fortune antara lain club house, children play ground dan jogging track.