Tinggalkan Inter, Ashley Young Ungkap Alasan Kembali ke Aston Villa

·Bacaan 2 menit

VIVA – Bek sayap Inter Milan, Ashley Young kembali ke Premier League dengan merapat ke klub lamanya Aston Villa.

Pemain 35 tahun itu, yang akan meninggalkan Inter Milan di akhir bulan ini ketika kontraknya habis, sempat menarik minat dari Watford dan Burnley sebelum tim arahan Dean Smith datang mendekat.

Mantan pemain Timnas Inggris itu kini resmi berbaju Villa setelah meneken kontrak berdurasi satu tahun.

“Ashley membawa banyak pengalaman sepakbola level atas baik itu di klub dan pentas internasional dan dia bergabung setelah memenangkan gelar di Italia.

“Dia adalah pemain yang bisa bermain di sejumlah posisi dan, setelah berkomunikasi intens dengan dia, saya tahu betapa bersemangatnya dia untuk membuat impak nyata dengan kami musim ini,” ujar Smith kepada laman resmi klub.

Young pun menjelaskan bahwa ia senang bisa kembali ke Villa. Menurutnya klub tersebut sudah berkembang pesat.

“Rasanya luar biasa bisa kembali, rasanya saya belum pergi. Saya senang bisa kembali, melihat beberapa wajah lama, kembali ke tempat latihan, melihat fasilitas dan seberapa baik mereka tumbuh," kata Young dilansir dari VillaTV.

“Anda dapat melihat seberapa banyak klub telah berkembang sejak waktu saya dan saya siap untuk mulai bekerja sekarang. Saya memiliki waktu yang luar biasa di luar sana (di Italia) tetapi saya pikir saya selalu memiliki pikiran bahwa saya ingin kembali ke Inggris," tambahnya.

Ia tak pikir panjang ketika ada tawaran dari Villa. Young pun menghubungi sang agen untuk membuat kesepakatan.

"Ketika saya mendengar minat dari Aston Villa, langsung saya bilang ke agen saya 'selesaikan kesepakatan, apa pun yang Anda bisa, selesaikan kesepakatan," ungkapnya.

Aston Villa adalah klub yang membesarkan namanya di kancah sepak bola Inggris. Ia pernah memperkuat tim tersebut selama lima musim, mencatatkan 190 penampilan dan 38 gol sebelum akhirnya direkrut Manchester United.

Young tidak pernah mendapatkan medali juara saat tergabung dengan Villa. Prestasi terbaiknya saat itu ialah mengantarkan Villa ke babak final Carabao Cup 2009/10 sebelum akhirnya ditumbangkan Manchester United dengan skor 1-2.

Pada musim 2020/21, Villa menunjukkan tanda-tanda positif di awal musim dan bahkan sempat bertengger di empat besar. Namun prestasinya menurun seiring berjalannya waktu hingga finis di peringkat ke-11.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel