Tinggalkan Manchester City pada 2023, Pep Guardiola Bakal Jadi Pelatih Timnas?

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Pelatih Manchester City Pep Guardiola mengisyaratkan dirinya bakal hengkang dari Etihad usai kontraknya berakhir pada 2023 mendatang. Dengan demikian, pria asal Spanyol tersebut bakal duduk di kursi pelatih The Citizens selama tujuh tahun, hingga akhir kontraknya.

Pada November 2020 silam, Guardiola menandatangi perpanjangan kontrak selama dua tahun bersama sang juara Liga Premier. Hal tersebut menjadikan Etihad sebagai tempat terlama yang ia tempati sepanjang karier kepelatihannya.

Melansir Goal.com, mantan juru taktik klub raksasa Liga Spanyol, Barcelona, ini menyebutkan bahwa ia kemungkinan akan mengambil langkah lanjutan dalam kariernya dengan menjadi pelatih tim nasional.

“Langkah selanjutnya adalah (menjadi pelatih) tim nasional, ada kemungkinan untuk itu. Sepak bola internasional adalah langkah selanjutnya,” ujar Guardiola dalam acara XP Investimentos seperti dilansir oleh Goal.com dari situs Brasil, Globo.

Lebih lanjut, Guardiola juga menyebut dirinya perlu istirahat usai menjalani karier sebagai manajer selama tujuh tahun terakhir di Etihad.

Melatih untuk Piala Dunia

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola menginstruksikan pemainnya saat bertanding melawan Norwich City pada pertandingan pekan kedua Liga Inggris di stadion Etihad di Manchester, Inggris, Sabtu (21/8/2021). Man City menang telak atas Norwich City 5-0. (AP Photo/Rui Vieira)
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola menginstruksikan pemainnya saat bertanding melawan Norwich City pada pertandingan pekan kedua Liga Inggris di stadion Etihad di Manchester, Inggris, Sabtu (21/8/2021). Man City menang telak atas Norwich City 5-0. (AP Photo/Rui Vieira)

“Saya perlu istirahat setelah tujuh tahun (di Manchester City), saya perlu berhenti, melihat sekeliling, belajar dari pelatih-pelatih lain, dan saya mungkin mengambil jalan itu. Saya ingin melatih di Kejuaraan Eropa (Euro), Copa America, dan Piala Dunia,” tutur Guardiola.

Brasil nampaknya bakal jadi salah satu timnas incaran Guardiola pasca hengkangnya dari Manchester City. Dikutip dari Goal.com, pelatih berusia 50 tahun ini menilai Brasil sebagai tim hebat yang selalu difavoritkan untuk meraih trofi kemenangan.

“Mereka adalah tim yang fantastis. Saya sudah bekerja dengan beberapa pemain mereka, dan berkompetisi dengan yang lain. (Sebagai) timnas yang luar biasa, Brasil selalu menjadi kandidat kuat atau favorit (untuk merebut trofi),” ujarnya.

Komentar Domenec Torrent

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola (kiri) memberikan arahan kepada Fernandinho pada sesi latihan tim di City Football Academy, Manchester, (20/11/2017). City akan melawan Feyenord ada grup F. (AFP/Oli Scarff)
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola (kiri) memberikan arahan kepada Fernandinho pada sesi latihan tim di City Football Academy, Manchester, (20/11/2017). City akan melawan Feyenord ada grup F. (AFP/Oli Scarff)

Mantan asisten Guardiola, Domenec Torrent, mengeklaim bahwa sang pelatih memang kemungkinan bakal mempertimbangkan untuk melatih timnas Brasil di masa depan. Apalagi, ia diketahui telah membantu karier Ederson, Fernandinho, dan Gabriel Jesus selama di Etihad.

Guardiola juga terlihat menikmati waktu di Inggris dengan skuadnya saat ini, beserta sejumlah pemain muda City seperti Phil Foden, Jack Grealish, Raheem Sterling, dan John Stones.

Karier Kepelatihan Guardiola

Sebelum melatih Manchester City, Guardiola diketahui menjabat sebagai manajer Barcelona selama empat musim, diikuti Bayern Munchen selama tiga musim. Ia menyatakan bahwa dirinya tak dapat bertahan dalam satu pekerjaan untuk waktu yang lama.

Meski sempat cuti setahun sebelum pindah ke Bayern dari Barcelona, ia langsung menyambung kariernya di Manchester City usai meninggalkan Jerman. Guardiola lantas sukses mengantarkan City menyabet tiga gelar juara Liga Premier dalam lima tahun.

Penulis: Melinda Indrasari

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel