Tinggalkan Renault, Ricciardo Tergoda Tawaran McLaren

Xaveria Yunita
·Bacaan 1 menit

Dalam wawancara dengan Channel 4, dikutip Speedweek, ia menjelaskan alasannya memilih tim yang bermarkas di Woking, Inggris. Driver 31 tahun tersebut bakal menggantikan Carlos Sainz Jr.

Pilot Australia itu terkesan dengan pencapaian McLaren musim 2019, bertengger di peringkat keempat klasemen sementara, di atas Renault. Ia pun optimistis mampu memberikan rapor lebih baik dari pembalap mereka saat ini, Sainz Jr dan Lando Norris.

“Karena saya membuat keputusan sebelum musim dimulai, itu karena performa yang ditunjukkan McLaren tahun lalu,” katanya.

Baca Juga:

Persaingan Peringkat Tiga Sengit, Ricciardo Sebut Renault "Kuda Hitam" Ricciardo: 2020 Jadi Musim Terseru

“Menurut pendapat saya, Anda harus membuat langkah besar maju di semua tim, dengan dua pembalap relatif muda. Lando Norris di tahun pertama Formula 1 dan Carlos Sainz ada di sana untuk sementara, tapi saya tidak merasa jadi veteran ketika bekerja di sana.

Ricciardo bertekad untuk menunjukkan kinerja terbaik karena ia merasa masih mampu bersaing. Ia masih mendambakan titel juara dunia Formula 1.

“Semua terasa berada di arah tepat dan saya melihat potensi besar. Saya kira mereka tidak belum dekat dengan kelelahan, jadi proyek ini sangat menjanjikan dan menarik. Sekarang tergantung kepada saya bagaimana melanjutkan potensi. Saya sudah menantikannya,” tuturnya.

“Saya kira itu tentang seberapa lama saya meyakininya. Setiap orang berpikir dia yang terbaik, tapi kalau Anda menatap cermin cukup lama, saya tidak berpikir bahwa setiap pembalap dapat memegang teguh keyakinannya.

“Saya masih yakin dan saya tetap mengupayakannya. Ketika di satu titik tertentu, saya tak percaya lagi, ini saatnya membuat ruangan, tapi kira waktunya tidak dekat. Saya harap saya tidak perlu menunggu terlalu lama peluang Juara Dunia. Namun, saya akan melakukan semuanya untuk mewujudkan impian di masa depan.”