Tingkah Lucu dan Kecemasan Orangtua Mewarnai Vaksinasi Covid-19 Anak di Palu

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Palu - Vaksinasi Covid-19 anak usia 6-11 tahun Kota Palu digelar serentak di 14 sekolah dasar. Meski belum 100 persen anak yang divaksin, namun orangtua dan vaksinator merasa kewalahan dengan beragam tingkah polah anak, mulai dari yang lucu hingga menggemaskan.

Peluncuran vaksinasi anak di Palu sendiri dipimpin langsung Wali Kota Hadianto Rasyid di SDN 6, Jalan Imam Bonjol, Rabu (19/1/2022).

Di SDN 6 Palu anak-anak yang menjadi peserta vaksinasi sebagian besar didampingi orangtua masing-masing. Sama seperti yang diberikan pada orang dewasa, anak-anak juga menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum disuntik dosis pertama vaksin Sinovac.

Layaknya anak-anak, jarum suntik adalah momok bagi sebagian besar mereka. Tidak sedikit dari anak-anak itu yang harus dirayu, ditenangkan, dan dirangkul orangtuanya agar berani, bahkan oleh polisi yang berjaga.

Para orangtua mengaku mengikutkan anak mereka divaksin demi keamanan dan kesehatan di sekolah apalagi varian-varian baru Covid-19 sudah bermunculan. Walau begitu mereka mengaku penuh pertimbangan sebelum menandatangani surat kesediaan vaksin anak kepada sekolah.

“Anak saya sendiri yang bersedia divaksin tapi saya bersama suami berdiskusi dulu, apalagi inikan untuk anak-anak. Tapi alhamdulillah anak saya aman setelah disuntik,” Mega (35 th) salah satu orangtua siswa mengatakan, Kamis (19/1/2021).

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Alasan Kekhawatiran Orangtua

Seorang siswa SD di Kota Palu mendapat suntikan vaksinasi dosis pertama dengan didampingi orangtuanya, Rabu (19/1/2022). (Foto: Heri Susanto/ Liputan6.com).
Seorang siswa SD di Kota Palu mendapat suntikan vaksinasi dosis pertama dengan didampingi orangtuanya, Rabu (19/1/2022). (Foto: Heri Susanto/ Liputan6.com).

Kekhawatiran para orangtua diakui pihak SDN 6 palu menjadi salah satu sebab belum semua anak di sekolah itu divaksin. Menurut Kepala SDN 6 Palu, Engelin Tumetel, para orangtua yang belum bersedia anaknya divaksin mengaku masih ragu karena banyak isu-isu yang tidak bertanggungjawab dan ingin lebih dulu melihat perkembangan dari anak yang sudah divaksin.

“Jumlah peserta didik kami 317 siswa, yang belum mau divaksin ada sekitar 100 siswa. Ada yang sakit dan banyak juga orangtua yang masih ragu,” Kepala SDN 6 Palu, Engelin Tumetel menuturkan.

Untuk itu pihak sekolah mengaku akan kembali menyosialisasikan vaksinasi anak ke para orangtua agar mereka bersedia di kesempatan berikutnya.

Vaksinasi anak usia 6 sampai 11 tahun di kota palu menarget 33.917 peserta didik sekolah dasar. Pelaksanaannya bekerja sama dengan puskesmas terdekat dari sekolah termasuk tenaga vaksinator. Penyuntikan dosis kedua sendiri baru akan diberikan dengan jangka waktu sebulan.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel