Tingkat kegemaran membaca masyarakat Sumsel capai 58 persen

Dinas Perpustakaan Daerah Provinsi Sumatera Selatan menyatakan, tingkat kegemaran membaca masyarakat di 17 kabupaten dan kota di provinsi itu dinilai cukup tinggi karena mencapai 58 persen.

Tingkat kegemaran membaca masyarakat tersebut akan diupayakan naik lebih tinggi hingga 60 persen lebih pada 2022 ini, kata Kepala Dinas Perpustakaan Daerah Sumsel Fitriana, di Palembang, Selasa.

Untuk meningkatkan kegemaran membaca masyarakat sesuai target tersebut, pihaknya berupaya mengoptimalkan pengoperasian perpustakaan daerah, perpustakaan keliling, dan layanan bacaan digital secara daring.

Menurut dia, pada masa pandemi COVID-19 dua tahun terakhir masyarakat banyak mengurangi aktivitas di luar rumah, dan memanfaatkan sebagian waktunya untuk membaca.

Kegemaran membaca masyarakat tersebut akan terus dipertahankan bahkan ditingkatkan dengan berupaya memberikan kemudahan untuk mengakses perpustakaan serta memenuhi bahan bacaan yang dibutuhkan.

Baca juga: Kementerian PPPA dorong Perpusnas budayakan gemar membaca

Baca juga: Cerita sosok Ainun Najib yang gemar membaca dan selalu tirakat

Untuk memberikan kemudahan masyarakat mengakses perpustakaan, selain menambah fasilitas dan koleksi buku di gedung perpustakaan daerah, pihaknya juga berupaya menghadirkan perpustakaan keliling di daerah pelosok.

Kemudian terus berupaya menghadirkan buku-buku dalam bentuk digital dan mengoptimalkan layanan bacaan digital secara daring yang kini telah memiliki koleksi bahan bacaan 1.045 judul.

Dengan upaya tersebut diharapkan bisa membuat masyarakat hingga di daerah pelosok menjadi akrab dengan buku atau sumber literasi lainnya, ujar Kadis Perpustakaan itu.

Baca juga: Tumbuhkan minat baca anak-anak dengan membaca nyaring

Baca juga: Wakil Ketua MPR ajak guru jadikan para santri gemar membaca

Sementara sebelumnya Wakil Wali Kota Palembang Fitrianti Agustinda mengatakan pihaknya berupaya mengoptimalkan pengoperasian perpustakaan keliling untuk meningkatkan minat baca warga kota setempat.

"Tiga unit perpustakaan keliling atau mobil pintar pada 2022 pengoperasiannya lebih dimaksimalkan lagi di taman kota dan kawasan permukiman penduduk di wilayah 18 kecamatan," ujarnya.

Pengoptimalan perpustakaan keliling itu untuk mendukung program Gemar Membaca yang dijalankan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan sejak beberapa tahun terakhir.

Dengan mengoptimalkan unit pelayanan bergerak itu, diharapkan masyarakat lebih mudah mendapatkan bahan bacaan yang pada akhirnya membaca buku menjadi suatu kegemaran warga Bumi Sriwijaya ini, kata Wawako.

Baca juga: Psikolog: Hari anak momentum ajak anak gemar membaca

Baca juga: Duta Baca: Orang tua bantu anak gemar membaca

Baca juga: Safari gerakan nasional gemar membaca kuatkan budaya baca

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel