Tingkatkan Keamanan Akun Mitra Pengemudi, Gojek Hadirkan Fitur Verifikasi Wajah

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Gojek baru saja mengumumkan kehadiran fitur terbaru yang ditujukan untuk para mitra pengemudi, yakni Verifikasi wajah atau Face Recognition. Fitur ini merupakan bentuk komitmen Gojek untuk keamanan dan kenyamanan layanan di platformnya.

Melalui fitur ini, mitra pengemudi akan diminta melakukan verifikasi wajah terlebih dulu sebelum menerima pesanan pelanggan. Jadi, fitur ini akan mengenali wajah mitra saat pertama kali login di aplikasi maupun saat mengaktifkan aplikasi secara acak.

Tidak hanya soal keamanan, fitur ini sekaligus menjawab kebutuhan mitra pengemudi dan juga pelanggan. Menurut Gojek, fitur ini turut memperkuat inisiatif Aman Bersama Gojek yang diluncurkan awal tahun ini.

“Fitur verifikasi wajah dapat menjamin kesesuaian data dan informasi sekaligus melindungi keamanan akun mitra driver dari potensi tindak kejahatan atau penyalahgunaan akun. Bagi pelanggan, penerapan fitur ini di aplikasi driver memastikan pengalaman yang aman dan nyaman saat menggunakan layanan Gojek,” tutur Chief of Operations Officer Gojek Hans Patuwo dalam keterangan resmi yang diterima, Jumat (24/7/2020).

Dalam menghadirkan fitur ini, Gojek juga mempertimbangkan kemudahan dan kenyamanan mitranya. Karenanya, startup unicorn itu menggunakan teknologi canggih dengan tingkat akurasi tinggi.

Berlangsung Singkat

Dengan pemanfaatan teknologi tersebut, proses verifikasi dapat berlangsung dalam waktu yang singkat dan tidak mengganggu mitra pengemudi saat melakukan verifikasi sebelum atau setelah menjalankan transaksi.

“Fitur ini sangat kami nantikan. Akun jadi semakin aman, terhindar dari upaya oknum yang berusaha membajak akun mitra driver Gojek. Kepercayaan pelanggan juga pasti meningkat,” tutur salah satu mitra pengemudi Gojek dari Jakarta, Irwanto.

Fitur Verifikasi Muka ini juga menjadi bagian dari Gojek SHIELD, yakni rangkaian teknologi canggih dan komprehensif yang dibangun untuk melindungi pelanggan dan mitra pengemudi. Salah satu fitur yang hadir dari teknologi ini penyamaran nomor telepon.

Lalu, ada pula intervensi chat yang akan memberi peringatan pada pelanggan apabila ada aktivitas yang terdeteksi mencurigakan. Gojek juga menerapkan teknologi berbasis kecerdasan buatan untuk mengidentifikasi beragam jenis penggunaan aplikasi secara ilegal.

(Dam/Why)