Tingkatkan Kualitas Produk dengan Rebranding Produk UMKM

Dian Lestari Ningsih, adjierosyidin
·Bacaan 2 menit

VIVA – Dalam rangka membantu membangun Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM">UMKM) di Desa Wonorejo, Singosari, mahasiswa KKN (Kuliah Kerja Nyata) Universitas Negeri Malang menjalankan program kerja rebranding guna meningkatkan kualitas produk UMKM desa wonorejo.

Beberapa produk UMKM yang terdapat di Desa Wonorejo, ada teh kelor, kelor instan, batik, sirup kelor, opak gambir. Desa Wonorejo biasanya disebut juga Desa Kelor, maka wajar jika produk-produk yang disuguhkan pun berbahan kelor.

Pada tanggal 28 September 2020 mahasiswa KKN UM melakukan kunjungan UMKM dalam pertemuan kelompok kerja. Pertemuan tersebut juga dihadiri Camat Singosari. “Saya bangga dan terimakasih adik-adik mau berkunjung ke desa-desa di kecamatan kami, kita punya potensi desa yang hebat inilah yang perlu dikembangkan ke depannya,” sambutan Camat Singosari.

Berdasarkan wawancara dengan pihak desa permasalahan dari produk adalah desainnya yang kurang menarik, maka kami memberikan solusi untuk mendesain ulang kemasan yang digunakan. Kami memberikan solusi untuk membuatkan desain dari kemasan yang digunakan.

Di sini mahasiswa KKN membantu untuk pembuatan kemasan produk teh kelor dan batik kelor mulai dari logo, label, hingga kemasan. Mahasiswa KKN ingin membantu kelompok UMKM di Desa Wonorejo untuk berkembang dan mampu bersaing di pasaran dengan membuat tampilan produk yang lebih menarik dan kekinian.

Dengan membuat kemasan suatu produk usaha dapat dikenali identitas bisnis tersebut dari logo, kualitas, dan sebagainya. Kemasan yang menarik dapat menjadikan ciri khas dari produk yang membedakan dengan produk lainnya.

Kedatangan mahasiswa KKN UM dengan rebranding produk disambut baik oleh pemilik produk UMKM di Desa Wonorejo. Ibu Waseni selaku pemilik produk UMKM juga memberitahu proses pembuatan teh kelor, batik dan juga kelor instan saat mahasiswa KKN melakukan kunjungan.

Dengan ini diharapkan kelompok UMKM yang ada di Desa Wonorejo dapat terus berkembang, produk dapat dikenal oleh masyarakat luas, dapat meningkatkan nilai jual dari masing – masing produk UMKM dan memajukan usaha yang ada di Desa Wonorejo. “Semoga dengan rebranding dapat membangun kembali semangat para pegiat UMKM,” harap Gwinny selaku penanggungjawab.