Tingkatkan Pengalaman Pelanggan, Tokopedia Gelar START CX First Summit 2021

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Salah satu kunci untuk mempertahankan kelangsungan bisnis adalah memastikan pelanggan memperoleh layanan dan pengalaman yang baik. Oleh karena itu, Tokopedia akan melangsungkan acara konferensi Customer Experience (CX) pertamanya yaitu START CX First Summit 2021.

Adapun tujuannya adalah mencari cara terbaik dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan pengalaman pelanggan di Indonesia. Lebih lanjut, acara yang mengusung tema “Reimagining the Right Blend of Human Touch, Technology, and Data Analytics for the Best Customer Experience” ini akan melibatkan diskusi dengan praktisi dari berbagai bidang, seperti perbankan, asuransi, telekomunikasi, hingga pemerintah.

Co-Founder dan Vice Chairman Tokopedia, Leontinus A. Edison menjelaskan Tokopedia ingin membentuk ekosistem yang kolaboratif untuk mendukung kemajuan talenta digital Indonesia, termasuk di bidang CX.

“Kolaborasi yang terbentuk dengan mitra strategis ini memiliki target membantu semua penjual, pembeli, dan mitra strategis itu sendiri untuk menyesuaikan diri dengan kemajuan zaman. Harapannya kita bisa saling belajar dan membantu masyarakat Indonesia untuk akselarisasi adopsi teknologi,” tambah Leontinus di acara virtual media briefing Tokopedia START CX First Summit 2021, Rabu (1/9/2021).

START CX First Summit 2021 diadakan bertepatan dengan Hari Pelanggan Nasional pada Sabtu, 4 September 2021 pukul 09:00-17:00 WIB. Acara terbuka untuk berbagai kalangan dan dapat diakses melalui situs Tokopedia Academy dan YouTube Inside Tokopedia.

Senior Vice President of Customer Excellence Tokopedia, Rudy Azhary Dalimunthe menjelaskan manfaat dalam mengikuti acara ini.

“Pelanggan juga akan sadar terkait haknya sehingga bisa memberikan masukan positif untuk bisnis. Dari komunitas CX sendiri kita ingin memberikan manfaat sebesar-besarnya, seperti networking, branding, atau sesi diskusi untuk berbagi pengetahuan sehingga semua industri memiliki standar CX yang sama ke depannya.”

Acara ini didukung oleh sejumlah mitra, seperti Kementerian Perdagangan, Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN), Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), ServiceNow, IGT Solutions, Mitracomm Ekasarana, dan Genesys.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Terapkan Digital CX Lewat Tokopedia Care

Investasi di Tokopedia dengan fitur Reksa Dana (Tokopedia)
Investasi di Tokopedia dengan fitur Reksa Dana (Tokopedia)

Tokopedia menerapkan digital CX dengan melibatkan penggunaan big data dan artificial intelligence (AI). Hal tersebut terwujud dengan adanya Tokopedia Care yang menjadi pusat layanan pengguna Tokopedia dengan tujuan memberikan solusi bagi setiap pertanyaan atau kendala yang dialami pengguna.

Rudy juga memaparkan terkait keuntungan yang akan didapatkan pelanggan dari layanan yang dipadukan dengan teknologi ini.

“Kita punya smart system sehingga kapan pun pelanggan masuk untuk menanyakan berbagai hal, bisa mendapatkan respons yang konsisten dengan tingkat waktu yang sama,” ujar Rudy.

Ia juga menambahkan apabila permasalahan tidak dapat terselesaikan dengan baik, pelanggan akan diarahkan ke tim terkait untuk melakukan koordinasi lebih lanjut. Respons dari pelanggan sangat bermanfaat dalam perbaikan dan pengembangan teknologi di masa mendatang.

“Tugasnya tim customer excellence tidak hanya melayani, tetapi juga membawa suara pelanggan menjadi inovasi baru, perbaikan, dan masukan ke seluruh tim bisnis. Ketika mereka datang lagi, mereka tidak akan menemukan masalah yang sama.”

Ketika berhadapan dengan pelanggan yang datang dengan berbagai keluhan, tim harus mendengarkannya dengan baik. Rudy berkata bahwa menjadi penting untuk menganggap pelanggan sebagai sahabat agar solusi terbaik mampu diberikan.

Reporter: Shania

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel