Tinjau Progres Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Luhut: Tiap 3 Bulan Kita Cek

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut B. Pandjaitan, melakukan kunjungan ke beberapa lokasi pembangunan Kereta Cepat Jakarta Bandung, pada Senin (12/04/2021).

Dalam kunjungan ini turut hadir Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Wakil Menteri II Badan Usaha Milik Negara Kartika Wirjoadmodjo, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, serta turut hadir Duta Besar Repulik Rakyat Tiongkok Xiao Qian.

Lokasi pembangunan yang ditinjau oleh Luhut beserta rombongan adalah Stasiun Padalarang, Stasiun Tegalluar, Depo Angkutan Rel Tegalluar, dan fasilitas Track Laying Tegalluar. Kunjungan ini bertujuan untuk melihat dan mengetahui kondisi pembangunan stasiun, seiring adanya rencana penambahan titik stasiun di Padalarang.

"Saya ingin pastikan seluruh pembangunan di Stasiun Padalarang ini akan selesai pada bulan Juli, nanti akan saya tinjau kembali pembangunannya," ungkap Luhut dalam keterangannya pada Senin (12/4/2021).

Berdasarkan penjelasan yang disampaikan oleh PT KCIC, penambahan Stasiun Padalarang dilakukan untuk memberikan pilihan kenyamanan terintegrasi yang lebih baik untuk masyarakat. Diharapkan nantinya penambahan titik ini dapat membantu pengembangan daerah sekitar.

"Pembangunan di Stasiun Tegalluar serta pengerjaan pemasangan rel akan selesai pada bulan Oktober dan akan kita tinjau kembali kesiapannya," jelas Luhut.

Pembangunan Konstruksi

Lokasi pembangunan Terowongan No. 10 dari proyek kereta cepat Jakarta-Bandung, 28 Juni 2020. Jalur kereta cepat Jakarta-Bandung memiliki 13 terowongan. (Xinhua/Du Yu)
Lokasi pembangunan Terowongan No. 10 dari proyek kereta cepat Jakarta-Bandung, 28 Juni 2020. Jalur kereta cepat Jakarta-Bandung memiliki 13 terowongan. (Xinhua/Du Yu)

Pembangunan konstruksi di Stasiun Tegalluar terus dilakukan untuk mengejar target penyelesaian pada 2022.

Luhur beserta rombongan juga melihat track laying facility yaitu fasilitas penunjang pemasangan rel. Pada fasilitas ini, rel yang tiba dari Depo Tegalluar kemudian diluruskan untuk selanjutnya dilakukan tes uji, setelahnya disambung dari masing-masing 50 meter menjadi 500 meter dengan sistem las.

Setelah proses selesai, rel-rel yang sudah disambung itu diberangkatkan dari track laying facility menuju lokasi pemasangan rel di trase Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

Pembangunan kereta cepat Jakarta - Bandung yang dikerjakan oleh PT KCIC berjalan secara paralel. Selain pembangunan jalur kereta, pembangunan stasiun dan sarana penunjang lainnya juga menjadi target yang akan diselesaikan pada 2022.

"Setiap tiga bulan, kita akan melakukan evaluasi serta pengecekan kemajuan pembangunan Kereta Cepat Jakarta Bandung, sehingga pengerjaannya tepat waktu," ungkap Luhut.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: