Tinjau Vaksinasi Kolaborasi Kebangsaan, Jokowi Sapa Para Pelajar

·Bacaan 1 menit

VIVA – Presiden Joko Widodo berbincang dengan pelajar di Jawa Barat dan Banten yang mengikuti vaksinasi COVID-19, lewat konferensi video, Sabtu, 28 Agustus 2021.

Hal itu dilakukan Presiden saat meninjau kegiatan Vaksinasi Kolaborasi Kebangsaan yang digelar di Taman Cappelen, Kebun Raya Bogor, Jawa Barat.

Lokasi vaksinasi yang disapa antara lain Kota Cirebon, Kota Tasikmalaya, Kota Cilegon, dan Kabupaten Garut.

Jokowi bertanya soal total peserta vaksinasi dan kecukupan stok vaksin yang tersedia di setiap daerah tersebut. Jokowi minta kegiatan vaksinasi terus dilakukan agar kekebalan komunal di masyarakat dapat tercapai secepatnya.

“Bagus, dikejar terus. Segera diselesaikan agar bisa segera dicapai kekebalan komunal dan kalau ada kekurangan vaksin segera sampaikan ke gubernur atau langsung ke menteri, sehingga semuanya bisa segera cepat rampung, cepat selesai vaksinasinya,” kata Jokowi dalam keterangan pers Sekretariat Presiden yang dikutip VIVA, Sabtu, 28 Agustus 2021.

Tak ketinggalan, mantan Gubernur DKI Jakarta itu pun menanyakan soal ketersediaan fasilitas isolasi terpusat (isoter) dan tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit atau bed occupancy rate (BOR) di daerah-daerah tersebut.

Dalam acara tersebut hadir pula Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Arsjad Rasjid, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Agus Subiyanto, Kapolda Jabar Irjen Pol. Ahmad Dofiri, dan Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto.

Kegiatan vaksinasi ini diperuntukkan bagi para pelajar berusia 12 hingga 18 tahun. Vaksinasi ini menyasar sekitar 1.250 peserta yang terbagi dalam beberapa sesi.

Kegiatan vaksinasi serupa juga dilaksanakan secara serentak di sejumlah wilayah lain dengan total peserta mencapai 16.279 orang, dengan rincian di Jawa Barat menyasar 14.429 pelajar dan di Banten 1.850 pelajar.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel