Tips Ajarkan Finansial Pada Anak: Jangan Beri Mereka Uang

Merdeka.com - Merdeka.com - Tokoh dan penulis televisi Amerika, James Joseph Cramer memberikan tips untuk para orangtua dalam mengajarkan finansial kepada anak-anak mereka. Menurutnya, pelajaran terbesar yang dia ajarkan kepada anak-anaknya sendiri adalah menjadi mandiri dengan uang.

Pembawa acara Mad Money di CNBC dan Squawk on the Street ini memiliki 4 anak yang berusia sekitar 20 hingga 30 tahun. Terdiri dari 2 orang putri kandung, 1 putri angkat, dan 1 putra angkat.

Terlepas dari kekayaannya, dia mengharapkan anak-anaknya memiliki keuangan sendiri dan hidup sesuai kemampuan mereka. Itu berarti dia tidak akan membeli saham atau membuat keputusan investasi atas nama mereka.

"Memberikan uang kepada anak-anak saya sendiri dan kemudian membuat mereka berinvestasi, ide yang buruk," kata Cramer dilansir CNBC Make It.

Dia lebih suka membiarkan anak-anaknya membuat keputusan investasi sendiri dengan uang mereka sendiri, dari pada mendapatkan bantuan darinya. Tanpa kepentingan pribadi dalam investasi mereka, itu tidak akan berarti apa-apa bagi mereka jika itu bukan milik mereka.

Cramer mengangkat salah satu putrinya, yang merupakan konselor yang bekerja dengan pemuda bermasalah, sebagai contoh. Dia menghasilkan pendapatan yang sangat rendah, menurut Cramer, tetapi masih menginvestasikan uang yang dia miliki, bahkan jika itu kurang dari beberapa saham sekaligus.

"Itu uangnya sendiri. Tapi astaga, dia melakukannya dengan baik," katanya.

Satu Prinsip dengan Warren Buffett

Filosofi Cramer untuk tidak memberi terlalu banyak kepada anak-anaknya, mirip dengan legenda investasi Warren Buffett, yang berencana untuk menyumbangkan 99 persen kekayaannya untuk amal, dari pada memberikannya kepada anak-anaknya.

Buffett lebih suka memberi anak-anaknya secukupnya sehingga mereka dapat melakukan apa saja, tetapi tidak cukup sehingga mereka tidak dapat melakukan apa-apa.

Cramer mengajari anak-anaknya untuk fokus pada hal-hal yang memiliki arti bagi mereka, selain membangun kekayaan. "Relawan di dapur umum atau sumbangkan uang untuk amal. Ini akan mengajari Anda nilai sebenarnya dari uang," katanya.

Dia juga mendorong putrinya untuk mendedikasikan sebagian dari gaji mereka untuk filantropi. "Dengan melakukan itu, Anda akan melihat bagaimana memberi tidak hanya memengaruhi orang yang Anda beri, tetapi juga pemberi." [azz]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel