Tips Aman Bersepeda di Era New Normal ala Tabitha Sumendap

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Bersepeda adalah olahraga yang disukai oleh banyak orang akhir-akhir ini. Maraknya antusiasme ini membuat gaya hidup sehat dengan bersepeda kian tenar. Tabitha Sumendap adalah salah satu perempuan yang menyukai olahraga sepeda sejak lama. Sebagai founder dari Women Cycling Community Nusantara sejak 2014, Ia dan 1.300 orang lainnya tergabung dalam komunitas bersepeda untuk saling berbagi ilmu dan tips bersepeda dengan aman.

Biasanya ia berkumpul 5.30 wib pagi di daerah Senopati dan sekitarnya setiap hari untuk mulai berkeliling kota Jakarta. Sebelum bersepeda mereka mengadakan briefing singkat penjelasan mengenai aturan safety riding, dan etika bersepeda bersama. Tujuannya agar semua peserta aman berkendara di jalan raya.

Untuk kamu yang juga ingin mulai bersepeda, intip tips aman bersepeda yang dibagikan Tabitha saat wawancara bersama Fimela Talks pada Kamis (28/01) lalu.

Selalu gunakan Helm dan Gloves

Helm adalah komponen yang penting untuk melindungi kepala. Untuk mengantisipasi saat jatuh, kepala membentur benda yang keras. Sedangkan sarung tangan berguna untuk melindungi tangan saat menjadi tumpuan di kala jatuh.

Gunakan Lampu Belakang Sepeda

Seringkali banyak orang menyepelekan penggunaan lampu pada sepeda, sebenarnya lampu digunakan untuk memperingatkan kendaraan lain keberadaan sepeda di siang atau malam hari.

Jangan bawa Tas atau Handphone

Tabitha tidak menyarankan membawa handphone dan tas pada saat bersepeda karena intensitas yang tinggi dalam bersepeda. Tas hanya digunakan pesepeda gunung untuk membawa air minum. Handphone yang diletakan pada kantong baju ada potensi untuk hilang atau dijambret orang.

Etika Bersepeda

Tabitha Sumendap, founder Woman Cycling Community Nusantara. (Foto: dok Tabitha Sumendap)
Tabitha Sumendap, founder Woman Cycling Community Nusantara. (Foto: dok Tabitha Sumendap)

Gunakan earphone wireless tanpa kabel

Menggunakan earphone wireless dapat memudahkan gerak. Apalagi dengan intensitas bersepeda yang tinggi. Kabel bisa menjadi penghalang gerak dan membahayakan diri Anda.

Periksa kelayakan sepeda

Sebelum bersepeda periksa ban dan kelengkapan peralatan bersepeda. Jika diperlukan sebelum bersepeda pompa ban sepeda Anda.

Bawa masker meski bersepeda

Tabitha sebagai Humas Cycling Federation tidak menyarankan penggunaan masker jika sedang bersepeda jarak jauh. Namun, masker tetap harus dibawa dan digunakan ketika berhenti bersepeda.

Patuhi Rambu lalu lintas dan peraturan bersepeda

Mematuhi aturan lalu lintas dan tidak melewati di luar jalur sepeda. Dengarkan briefing dan aturan yang berlaku untuk safety riding dan etika bersepeda bersama.

Penulis: Adonia Bernike Anaya (Nia)