Tips Aman Hadapi Aquaplaning saat Menyetir Mobil

Yunisa Herawati
·Bacaan 1 menit

VIVA – Pengemudi mobil perlu waspada saat berkendara di tengah hujan deras. Selain jarak pandang berkurang, jalanan menjadi licin akibat adanya genangan air.

Sudah banyak kecelakaan terjadi akibat hal itu, yang terbaru dialami oleh mantan personel Trio Macan, Chacha Sherly. Mobil yang merenggut nyawanya itu berusaha menghindar dari tabrakan beruntun, namun malah keluar jalur dan tertabrak bus.

Jalanan basah menjadi arena yang sangat berbahaya bagi kendaraan, terutama jika itu terjadi di jalan bebas hambatan. Sebab, rata-rata pengemudi melajukan mobil dengan kecepatan sedang hingga tinggi.

Director Training Safety Defensive Consultant, Sony Susmana mengatakan bahwa mobil bisa hilang kendali saat menerjang genangan air, yang muncul akibat adanya cekungan di jalan.

Penyebabnya adalah aquaplaning, yakni kondisi di mana daya cengkeram ban pada aspal berkurang akibat ban tidak mampu membuang semua air yang ada di bagian bawah.

“Jangan anggap remeh, pembalap saja pernah gagal dalam mengantisipasi aquaplaning kok,” ujarnya di Jakarta, dikutip VIVA Otomotif Rabu 6 Januari 2021.

Sony mengungkapkan, setiap kendaraan pasti mengalami aquaplaning ketika turun hujan deras. Itu sebabnya, pengemudi butuh mengetahui cara yang benar menghadapinya.

“Ketika terjebak aquaplaning, apa yang bisa kalian lakukan? Banyak yang bilang, ya sudah pasrah. Itu namanya bukan pengemudi,” tuturnya.

Penggiat safety driving itu menjelaskan, pengemudi harus selalu mengetahui situasi di depan untuk bisa mengantisipasi adanya bahaya.

“Amati kondisi sekitar, perhatikan lalu lintas. Kalau pandangan berkurang, nyalakan lampu utama, jangan pakai hazard. Kurangi kecepatan, jika posisi mobil di kanan, pelan-pelan arahkan ke kiri,” ungkapnya.

Saat terjebak dalam kondisi aquaplaning, maka pengemudi harus tetap bisa mengendalikan kendaraannya.

“Angkat kaki dari pedal gas, tahan kemudi agar tetap lurus. Jika arah mobil berubah, itu akibat banyak hal, mulai dari angin, kembang ban sudah tipis, atau pengemudi kaget dan menginjak rem. Mengerem bukan solusi benar di aquaplaing,” jelasnya.