Tips Atur Keuangan Saat Harus Kembali WFO

Merdeka.com - Merdeka.com - Pemerintah telah melonggarkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) seiring meredanya penularan kasus harian Covid-19 dan meningkatnya capaian vaksinasi. Dengan ini, masyarakat dapat bekerja kembali dengan pola seperti sedia kala atau Work From Office (WFO).

Dengan ditetapkannya kembali sistem WFO, para karyawan dituntut untuk lebih piawai dalam mengatur arus keuangan. Sebab, sistem WFO dinilai tidak ramah bagi keuangan karyawan dibandingkan bekerja dari rumah (Work From Home/WFH).

Hal ini karena para karyawan harus menyiapkan uang untuk biaya transportasi, makan, hingga segelas kopi untuk mengusir rasa kantuk saat bekerja.

Lantas bagaimana cara mengatur keuangan saat kembali WFO?

Melansir dari laman bca.co.id, Rabu (27/7), dengan kembalinya pola kerja WFO, tentunya banyak pengeluaran yang harus kembali diadaptasi. Berikut beberapa tips mengatur keuangan yang dapat diterapkan saat kembali WFO:

1. Siapkan Pos-Pos Keuangan

pos pos keuangan
pos pos keuangan.jpg

Pastinya butuh untuk beradaptasi terkait pengeluaran saat kembali WFO. Untuk itu, sebaiknya hitung ulang berapa biaya transportasi, dana kesehatan, dan makan siang di kantor.

"Sesekali perlu membuat alokasi dana untuk kebutuhan hiburan, seperti jalan-jalan atau memberi segelas kopi untuk melepas penat karena WFO," tulis BCA.

2. Kurangi Pengeluaran Konsumtif

Selanjutnya, kamu harus mengurangi pengeluaran yang bersifat konsumtif saat kembali WFO. Misalnya pada biaya makanan yang memerlukan jumlah uang cukup besar.

Selain meminimalisir kontak dengan orang lain di tengah pandemi, membawa makanan dari rumah bisa menghemat biaya makan siang. Membawa makanan dari rumah juga akan membantu dalam mengontrol asupan makanan sehat dan lebih hemat.

3. Kenali Latte Effect

latte effect
latte effect.jpg

Latte Effect adalah kebiasaan kecil yang selalu dilakukan setiap hari, namun berdampak besar dalam pengeluaran.
Misalnya, kebiasaan minum kopi atau membeli camilan ringan dapat menjadi pengeluaran keuangan yang cukup besar.

"Jika kamu masih memiliki tujuan keuangan yang belum terpenuhi, seperti keinginan memiliki rumah, hingga dana darurat, buatlah budget dan disiplin dalam menjalankannya agar tidak terjebak oleh latte effect," jelas BCA.

4. Siapkan Dana Darurat

Dana darurat dibutuhkan untuk mengantisipasi pengeluaran-pengeluaran yang tak terduga atau terjadi keadaan darurat. Contohnya terjadi bencana alam, handphone hilang atau rusak, keluarga tertimpa kemalangan, dan lain-lain, yang membutuhkan dana yang besar dan mendadak.

Untuk itu, selalu siapkan alokasi dana darurat sehingga ketika terjadi kejadian tak terduga kamu sudah siap.

Itulah beberapa tips yang perlu Anda terapkan saat kembali WFO. Jangan lupa, share informasi ini untuk orang terdekat agar tetap bisa menabung meski harus bekerja kembali dari kantor.

[bim]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel