Tips bagi Wanita Hamil yang Ngidam Makanan Tinggi Kalori

Liputan6.com, Jakarta Hampir semua wanita hamil, mungkin pernah mengalami rasa ngidam atau perasaan sangat menginginkan suatu makanan tertentu saat itu juga.

Menariknya, hal ini bukan hanya dialami oleh ibu hamil. Berdasarkan survei, hampir 100 persen wanita muda dan hampir 70 persen pria muda pernah mengalami ngidam setahun belakangan.

Menurut penelitian, keinginan tersebut sebenarnya berasal dari kepala kita, khususnya area otak. Area memori otak (seperti Hipocampus, insula, dan kaudatus) yang bertanggung jawab untuk menyimpan kepuasan diri, rupanya lebih berperan terhadap rasa ngidam dibandingkan area penghargaan pusat otak, dilansir dari WebMD.

Jika saraf reseptor opiat (yang merasakan kenikmatan) aktif, maka seseorang dapat memiliki keinginan untuk mengonsumsi makanan yang kaya lemak dan gula, menurut penelitian baru oleh Adam Drewnowski, PhD, dari University of Washington.

Selain merupakan respons fungsi alami tubuh, perasaan ngidam ini juga dapat diakibatkan stres jika berdasarkan sisi psikologis.

"Mengidam makanan muncul untuk memenuhi kebutuhan emosional, seperti menenangkan stres dan mengurangi kecemasan," kata Drewnowski, seorang peneliti rasa dan preferensi makanan. Karbohidrat meningkatkan kadar hormon serotonin kita, yang memiliki efek menenangkan. Dan penelitian terbaru menunjukkan bahwa kombinasi lemak dan gula mungkin juga memiliki efek menenangkan.

Pada percobaan tikus oleh peneliti dari University of California, San Francisco, mereka menemukan kalau tikus yang ditempatkan di lingkungan penuh tekanan stres lebih banyak mengonsumsi gula dan lemak dibandingkan biasanya.

Selain itu, manusia dianugerahi tubuh yang bisa menggemuk. Manusia bisa menyimpan banyak lemak untuk kebutuhan energi. Beberapa studi juga mengemukakan mengonsumsi makanan yang kurang beragam dapat memunculkan rasa ngidam dari memori yang pernah kita rasakan.

Namun, Anda sebaiknya tidak menyalahkan karbohidrat. Anda harus tahu jika Anda ngidam sesuatu yang manis, makanan tersebut tidak hanya mengandung gula. Tetapi mengandung juga lemak. Misalnya, cokelat panas, es krim, mac n' cheese, dan sebagainya.

Untuk membantu mengatasi ngidam makanan tidak sehat, ada 7 tips yang bisa diterapkan, dilansir dari WebMD.

1. Tak perlu membatasi makanan tertentu

Ketika seseorang membatasi makanan tertentu, hal ini justru membuat rasa ngidam semakin parah, jelas Drewnowski. Tapi, jika Anda bisa mengontrolnya, misalnya Anda sudah puas dengan mencium aromanya atau mencicipi sedikit, maka Anda tidak perlu penasaran lagi akan makanan tersebut.

Lain halnya jika Anda cenderung lepas kontrol. Jika Anda termasuk yang ini, maka sebaiknya Anda membeli sedikit bagian dari porsi utuhnya.

2. Pilih kalori yang terendah jika memungkinkan

Barbara Rolls, PhD, dan rekan dari Pennsylvania State University pernah membuat studi kecil dengan memberi makan 24 wanita muda di laboratorium universitas mereka. Mereka menemukan, wanita yang mengonsumsi makanan berkalori rendah dan porsi sedikit lebih kecil, tidak lebih lapar daripada mereka yang makan seperti biasa. Ini artinya, wanita hamil juga bisa memilih untuk makanan yang lebih sehat, setidaknya hal ini juga penting bagi janin yang dikandungnya.

 

3. Jauhi Lingkungan Toksik

Ilustrasi/copyright shutterstock.com

"Anda harus tanamkan dalam pikiran sekarang, bahwa makanan tidak sehat (seperti makanan cepat saji dan junk food) tidak enak dan mahal bila menilai dari investasi kesehatannya," kata Kelly D. Brownell , PhD, direktur Yale Center for Eating and Weight Disorders.

4. Jangan biarkan diri Anda terlalu lapar

Saat dalam kondisi lapar ekstrem, Anda akan makan berlebihan untuk menggantinya. 

5. Catat setiap kali Anda ngidam

Catat setiap perasaan atau emosi yang Anda rasakan saat rasa ngidam muncul, makanan apa yang Anda idam-idamkan, dan apa serta berapa banyak yang Anda makan. Setelah beberapa hari kemudian, saat melihat catatan Anda, temukan suatu pola atau situasi tertentu yang dapat memicu rasa ngidam.

6. Pilih karbohidrat 'Pintar'

Karbohidrat memang cukup ampuh menenangkan stres. Anda dapat memilih 'karbohidrat pintar' atau yang kita kenal sebagai karbohidrat kompleks seperti roti gandum, biji-bijian, kacang-kacangan, buah-buahan dan sayur-sayuran. Makanan tersebut dapat memberi Anda nutrisi seperti serat, phytochemical, vitamin, dan mineral sekaligus menambah energi untuk kegiatan beraktivitas Anda.