Tips Bebas Barang Tertinggal Saat Bepergian dengan Kereta Api

Merdeka.com - Merdeka.com - Moda kereta api masih menjadi pilihan utama masyarakat untuk menunjang berbagai aktivitas. Salah satunya untuk kegiatan wisata di masa libur Idulfitri 2022.

Adapun alasan masyarakat memilih sarana transportasi kereta lantaran memiliki alternatif harga sesuai kemampuan pengguna. Selain itu, kereta juga dinilai menjadi transportasi yang paling aman untuk digunakan.

Sayangnya, masih banyak penumpang kereta terkadang membawa barang berlebih saat bepergian. Alhasil, kejadian barang penumpang tertinggal masih lumrah dijumpai.

Berikut tips dari KAI agar barang bawaan calon penumpang tidak tertinggal:

1. Hindari Bawa Barang Berlebih

bawa barang berlebih
bawa barang berlebih.jpg

Kahumas Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa menyampaikan, membawa barang berlebih akan membuat calon penumpang kesulitan untuk melakukan pemantauan. Jadi, atur barang bawaan yang sesuai kebutuhan.

"Kami menyarankan pengguna jasa untuk tidak membawa barang tidak berlebih," tekannya.

2. Datang Lebih Awal

Datang lebih awal dari jadwal keberangkatan kereta membuat penumpang memiliki waktu lebih leluasa untuk mengatur segala keperluan yang dibutuhkan. Salah satunya menyimpan barang bawaan yang dekat dengan tempat duduk untuk memudahkan pengawasan.

3. Tidak Terburu-buru Saat Hendak Turun Kereta

terburu buru saat hendak turun kereta
terburu buru saat hendak turun kereta.jpg

Eva mengimbau, seluruh calon pengguna kereta api untuk tidak terburu-buru saat hendak turun dari kereta api. Hal ini dimaksudkan agar penumpang tetap fokus untuk mengamankan barang bawaan agar tidak tertinggal.

"Penumpang datang juga dihimbau agar tidak perlu terburu-buru saat turun dari kereta, pastikan seluruh barang bawaan yang ada di area tempat duduk dan tak bagasi tidak tertinggal," jelas Eva.

Bagi para pelanggan yang merasa kehilangan atau tertinggal barang di dalam KA atau di lingkungan stasiun, dapat melaporkan kepada petugas atau dapat melalui Contact Center KAI 121.

"Petugas pengamanan stasiun selalu melakukan pemeriksaan secara berkala di area-area ruang tunggu dan di atas KA, terlebih pada saat KA tiba di stasiun tujuan akhir, petugas akan melakukan pengecekan di setiap rangkaian untuk memastikan tidak ada barang bawaan penumpang yang tertinggal," terangnya.

Lanjutnya, apabila ada laporan dari pelanggan mengenai barang bawaan tertinggal, petugas KAI akan melakukan koordinasi dan pencarian. Jika dapat ditemukan saat itu juga, maka langsung diserahkan kembali kepada pelapor

Jika barang belum bisa ditemukan, akan dilakukan konfirmasi melalui telepon kepada pelapor terkait perkembangan penanganannya dan diketemukan maka untuk proses penyerahan pelanggan wajib menunjukkan kartu identitas dan proses verifikasi kepemilikan barang.

Dalam hal penemuan barang di dalam KA ataupun di lingkungan stasiun, KAI akan langsung memberikan pengumuman atas penemuan barang tersebut melalui pengeras suara. Jika tidak ada pihak yang mengambil maka barang akan disimpan di Pos Pengamanan stasiun dan akan dimasukkan pada database Lost and Found yang dimiliki oleh KAI.

[bim]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel