Tips dan Trik Tingkatkan Penjualan di Instagram, Simak Sampai Selesai!

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta Perkembangan teknologi digital yang pesat membuat platform untuk berjualan online semakin beragam. Selain melalui website, marketplace dan e-commerce, jualan online semakin populer di Instagram. Dari medsos berbagi foto dan video, Instagram turut bertransformasi menjadi media untuk jualan dan promosi bisnis.

Di Indonesia sendiri, pengguna Instagram sudah mencapai 81 juta lebih, meningkat hampir 20 juta pengguna dibandingkan Desember 2019 lalu. Jadi, jangan heran ya kalau timeline kamu banyak muncul orang jualan via Instagram, akun-akun toko/jualan di Instagram karena memang konsumen atau pasarnya ada.

Jualan melalui instagram tak cukup hanya posting foto, video, dan caption yang menarik serta memikat saja, kamu juga perlu memasang iklan atau melakukan digital marketing.

Kekuatan Utama dari Beriklan

Ilustrasi sosial media/Shutterstock.
Ilustrasi sosial media/Shutterstock.

Kekuatan utama beriklan adalah dapat meningkatkan reach postingan kamu supaya orang-orang yang di luar followers bisa tahu dan lihat produk jualan kamu. Ujungnya yang melihat jualan kamu bisa lebih banyak, kemungkinan like dan followers bertambah juga besar.

Selain itu, melalui Instagram Marketing kamu juga bisa mengatur dan menargetkan siapa aja akun-akun yang bisa jadi calon pelanggan potensial. Targetingnya pria atau wanita, lokasi tinggal, minta/hobi. Tujuannya apa? Supaya yang melihat postingan adalah orang-orang yang berkaitan dengan iklan kita.

Dari situlah kamu bisa mengukur dan mengetahui, berapa like, reach, followers yang didapatkan, spendingnya, bisa mengukur iklannya bagus atau enggak, sehat atau enggak, kalau mau dinaikkan lagi budget iklannya, tergantung dari hasil iklan pertama.

Langkah Awal Beriklan dan Instagram Marketing

1. Daftar Akun Bisnis Instagram

Mulai dengan mendaftar akun Bisnis Instagram. Jika memang akun personal kamu sudah dikenal dan memiliki banyak followers tinggal ubah saja menjadi akun bisnis. Jika memang ingin membuat akun baru sesuai dengan nama brand juga bisa kamu lakukan.

2. Optimalkan Profil

Setelah akun bisnis, selanjutnya adalah mengoptimalkan profil Instagram kamu. Foto profil yang unik dan mudah diingat. Lengkapi profil dengan menyebutkan produk atau jasa kamu. Siapa saja yang bisa membeli dan mengapa harus membeli produk kamu. Berikan info kontak seperti nomor telepon, alamat email atau menambahkan landing page.

3. Tentukan Tujuan

Ilustrasi sosial media/Shutterstock.
Ilustrasi sosial media/Shutterstock.

Untuk mencapai target konsumen, kamu perlu terlebih dahulu menentukan tujuan dari suatu kampanye atau iklan. Beberapa objektif yang umum bisa kamu sontek antara lain, memasarkan produk/jasa, membangun komunitas brand, meningkatkan brand awareness, mengiklankan produk/jasa, meningkatkan brand loyalty hingga membagikan update bisnis kamu.

4. Target Audience

Setelah tujuan sudah dimiliki, selanjutnya menentukan target audience berdasarkan demografis seperti jenis kelamin, minat dan tempat tinggal.

5. Konten Reguler

Buatlah konten yang unik dan menarik secara reguler. Kamu bisa buat tema-tema khusus, mengikuti tren yang ada dan lain sebagainya. Kamu bisa membuat content calendar untuk merencanakan dan menjadwalkan konten.

6. Gunakan Fitur-Fitur Instagram

Tidak hanya posting foto dan video di feed, kamu juga bisa memanfaatkan fitur-fitur yang ada Instagram dari Story, Story Highlights dan bermacam-macam. Ajaklah followers dan orang lain untuk berinteraksi dengan brand kamu, misalnya dengan mengadakan challenge menggunakan hashtag tertentu.

7. Evaluasi dan Analisis

Ketika menggunakan Instagram Marketing, kamu perlu memantau hasil postingan, story dari akun bisnis secara keseluruhan. Manfaatkan fitur Instagram insights, monitor indikator dasar seperti likes, comments, dan jumlah followers. Setelah melihat hasilnya kamu bisa mengukurnya.

8. Pilih Sistem Pembayaran yang Aman dan Praktis

Untuk mendukung kemudahan jualan online, kamu perlu memilih sistem pembayaran yang aman dan praktis bukan ? Salah satunya adalah menggunakan Dompet Digital DANA yang telah digunakan oleh lebih dari 45 juta pengguna di Indonesia.

DANA Bisnis.
DANA Bisnis.

Untuk mendukung kemudahan bisnis dan transaksi, kamu juga perlu bergabung dengan DANA Bisnis, sebuah solusi dari DANA untuk membantu kebutuhan pembayaran Bisnis. Sehingga kamu dapat menerima pembayaran non-tunai (cashless), serta meningkatkan proses dan produktivitas Bisnis kamu.

Bergabung dengan DANA Bisnis akan memberikan banyak manfaat lain bagi pelaku bisnis. Mulai dari transaksi yang pasti aman dan terjamin oleh sistem keamanan DANA. Data dan laporan transaksi yang detail berikut dengan riwayat transaksi bisnis yang terlacak semua dengan mudah. Bisnis kamu juga mendapat kesempatan promosi DANA yang bisa berdampak pada peningkatan penjualan.

Selain itu, kamu juga bisa belajar online marketing bisnis digital secara gratis dari para ahli dan pelaku bisnis lain yang telah sukses.

(*)