Tips dari Ahli Gizi, Supaya Makan Kue Kering Gak Berujung Diabetes

·Bacaan 1 menit

VIVA – Rasa kue kering memang lezat. Tapi hati-hati, dampak mengonsumsinya ternyata tak selezat rasanya. Terutama, jika kamu makan secara berlebihan.

Ya, mengonsumsi kue kering secara berlebihan dapat menimbulkan sejumlah masalah kesehatan. Dalam jangka panjang, kudapan satu ini dapat menyebabkan obesitas, diabetes, kolesterol hingga penyakit jantung.

Lalu, bagaimana cara mengonsumsi kue kering agar tak berujung pada penyakit-penyakit di atas? Berikut tips yang dipaparkan oleh Spesialis gizi klinik, dr. Putri Sakti DP, M.Gizi, Sp.GK, AIFO-K.

"Pertama kita minum air putih dulu. Kedua, serat dengan makan buah," ujarnya dalam tayangan Hidup Sehat di tvOne, Rabu 5 Mei 2021.

Putri lebih lanjut menjelaskan, dengan makan buah, kita akan mendapatkan serat, sehingga cepat merasa kenyang. Jadi, ketika akan makan kue kering, kita tidak kalap lagi.

"Alasan yang kedua, dengan adanya serat di lambung kita, maka penyerapan gula dan lemaknya akan lebih terkontrol. Jadi, akan membantu sekali," tuturnya.

Sebab menurut Putri, rangsangan kenyang di otak kita sebenarnya akan muncul setelah lambung meregang.

“Makanya kita berikan volume dengan kalori yang paling minimal. Air putih gak ada kalorinya atau teh tawar bolehlah," kata dia.

Lalu, bagaimana kalau konsumsi kue kering didahului dengan buah?

"Dengan konsumsi buah kita sudah cukup kenyang. Kalorinya cuma 50 dan sudah membantu kita untuk mengurangi asupan kita. Jadi, gak kalap tapi tetep bisa enjoy," ujar dr. Putri Sakti.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel