Tips diet sehat usai Ramadhan demi cegah masalah kesehatan

Setelah berpuasa selama Ramadhan kemudian perayaan Idul Fitri yang menyatukan keluarga dan teman-teman melalui berbagai hidangan khas, pakar gizi mengingatkan orang-orang memastikan tetap melakukan diet sehat untuk menghindari masalah kesehatan.

"Memperlakukan makanan sebagai hadiah dapat membahayakan upaya Anda untuk mengembangkan pola makan sehat dalam kehidupan sehari-hari Anda. Dengarkan tubuh Anda dan latih kontrol parsial," kata pakar diet klinis di Thumbay hospital Fujairah, Javeria Qureshi seperti dikutip dari Khaleej Times, Kamis.

Menurut dia, orang-orang perlu memulihkan metabolisme tubuh yang dimulai dengan mendapatkan rutinitas tidur, hidrasi, dan nutrisi tubuh kembali ke jalurnya.

Baca juga: Dokter ingatkan diet harus disesuaikan dengan kondisi tubuh

Berikut adalah beberapa tips untuk memulainya:

1. Jangan lewatkan sarapan

Setelah sebulan tidak sarapan, tubuh perlu merekonstruksi dirinya untuk mulai makan lagi di pagi hari. Oleh karena itu, mulailah dengan mengulangi apa yang Anda lakukan selama berbuka puasa di bulan Ramadhan. Anda bisa mengonsumsi kurma dengan milkshake dan smoothie, makanan berprotein tinggi atau buah-buahan.

2. Makan dalam porsi kecil tetapi bergizi

Metabolisme tubuh berubah dengan pola diet dan waktu asupan makanan. Aspek terpenting dari transisi pasca Ramadhan yakni kemampuan untuk memulihkan metabolisme dengan mengatur waktu makan secara teratur dalam porsi yang tepat.

Santaplah menu makanan sarapan yang sehat dan jaga agar makan malam lebih ringan misalnya dengan memilih sayuran, salad mentah, dan biji-bijian untuk mendapatkan cukup serat. Orang-orang juga dapat mengonsumsi protein tanpa lemak yang tidak diolah.

3. Makan malam lebih awal

Berbagai macam umumnya masuk di malam hari selama Ramadhan, sehingga menjadi penting untuk menghentikannya setelah Ramadhan. Tingkatkan konsumsi makanan bergizi seperti sayuran dan salad karena merupakan cara cepat untuk menurunkan berat badan sekaligus menjamin detoksifikasi yang baik untuk tubuh.

4. Makan hidangan manis secukupnya

Pada hari Idul Fitri, berlatih menyantap hidangan manis menjadi pilihan terbaik untuk memastikan kesehatan tetap terjaga. Makan dengan penuh kesadaran kuncinya di sini. Namun, ganti minuman ringan dan jus dengan air untuk mendorong metabolisme Anda. Cobalah mengisi hasrat ingin makanan atau minuman manis dengan buah-buahan kering semisal kurma dan kismis

5. Taruh beberapa makanan di daftar hitam

Selama Idul Fitri, sebaiknya orang-orang tak menyantap gorengan, makanan cepat saji, makanan berminyak dan pedas. Idealnya, hal ini harus diikuti sepanjang tahun, termasuk setelah Ramadhan, karena tubuh bisa mengalami gangguan pencernaan. Minumlah banyak air untuk rehidrasi.

6. Cobalah mempraktikkan metode memasak yang lebih sehat, menyantap lebih banyak karbohidrat kompleks

7. Sebaiknya jangan mengonsumsi kafein dalam jumlah berlebihan dan makan dalam porsi besar sekaligus.

8. Tetap aktif dengan meningkatkan metabolisme melalui aktivitas fisik.

Baca juga: Kebiasaan sehat yang bisa diterapkan usai Ramadhan

Baca juga: Pertahankan asupan gizi seimbang setelah Lebaran

Baca juga: Diet sehat bisa cegah gangguan ereksi

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel