Tips Kaya Raya di Hari Tua! Lakukan 6 Hal Ini Sejak Usia 20-an Tahun

Okky Budi

Menjadi kaya raya di hari tua adalah impian semua orang. Untuk bisa mencapai kondisi, tentu bukanlah hal yang instan, diperlukan perjuangan dan juga pengorbanan. 

Membayangkan mapan di usia tua itu sangatlah menyenangkan, memiliki rumah mewah dengan halaman luas, mobil mewah keluaran terbaru, tinggal nyantai di rumah menghabiskan masa tua. Tapi semua itu gak bakal terwujud kalau di usia muda saja kamu malas-malasan sampai bertindak impulsif. 

Sebenarnya, untuk menjadi kaya raya gak perlu nunggu usia tua. Di umur 30 tahun saja sebenarnya sudah bisa. Namun, 9 hal yang akan kita jelaskan nanti perlu kamu lakukan sedari umur 20 tahunan atau awal meniti karier. Simak ulasannya seperti dikutip dari Business Insider. 

Baca juga: Tolak Miskin Saat Tua, Begini Cara Mudah Agar Konsisten Menabung Setiap Bulan

1. Selalu berorientasi ke penghasilan 

Fokus aja perbesar pemasukan. (Shutterstock)

Salah satu cara kaya raya adalah dengan memperbesar pemasukan. Setiap tahunnya gaji yang kamu miliki pasti akan mengalami kenaikan. Tapi kalau mengandalkan gaji bulanan saja bakalan lama menjadi kaya rayanya. 

Biar cepat mapan, kamu bisa menambah penghasilan dengan mengambil kerja sampingan, atau bisnis. Selagi masih muda, bekerja sangat keras bukanlah sebuah masalah karena kamu memiliki energi yang masih bagus dan kreativitas.

Baca juga: Sering Disepelekan! 6 Pengeluaran Rumah Tangga Ini Bikin Dompet Kamu Kering

2. Nabung buat investasi 

Berinvestasilah, jangan cuma nabung. (Shutterstock)

Pada usia 20 tahunan, kamu mungkin hanya menabung di rekening ATM saja. Menabung di ATM, uang kamu gak bakalan berkembang pesat. Maka, cobalah untuk berinvestasi. 

Produk investasi pun ada beragam, mulai dari buka rekening saham, nabung emas, atau deposito. Lakukan investasi itu sedini mungkin, dan berkomitmen untuk tidak mengambilnya sampai usia kamu tua nantinya. 

Dengan cara seperti itu, dijamin masa tuamu, bahkan di usia 30 tahunan kamu sudah bisa hidup mapan. 

Baca juga: Pengin Kekayaan Makin Menggunung? Lakukan 5 Cara Sederhana Ini dalam Hidup!

3. Meminta bantuan atau belajar ke orang lain 

Jangan segan minta bantuan kolega. (Shutterstock)

Salah satu cara orang sukses menjadi kaya raya adalah dengan belajar dan bekerja sama dari orang lain. Contohnya gini, seorang pengusaha, gak bakal bisa menjadi sukses kalau ia tidak mempekerjakan tenaga kerja lainnya. 

4. Jangan kebanyakan pamer, belajar hemat 

Harus bisa menahan diri buat gak belanja barang-barang kebutuhan tersier. (Shutterstock)

Kebanyakan anak muda suka untuk memamerkan apa yang mereka punya, mulai dari jam mewah, sepatu mahal, kendaraan baru, paket liburan ke luar negeri, dan lain-lain. Kalau uangnya sudah banyak sih gak masalah, tapi gimana kalau gajinya saja pas-pasan? 

Justru perilaku pamer itu bikin kamu sulit menjadi kaya raya di hari tua. 

Tahan kebiasaan itu paling tidak sampai semua kebutuhan pokokmu terpenuhi dan tidak ada tanggungan cicilan lagi. 

5. Kembangkan diri 

Pastikan kamu punya satu atau dua keahlian yang dibutuhkan oleh industri saat ini. (Shutterstock)

Pengembangan diri ternyata juga bisa menjadi jembatan kamu menuju ke masa depan yang kaya raya. Pengembangan diri di antaranya adalah meningkatkan skill, menambah relasi, sampai menambah pengetahuan umum. 

Pengetahuan, skill, dan relasi sangat penting untuk kamu mencapai kesuksesan di dunia profesional. Pengetahuan bisa didapat dengan membaca buku, skill ditingkatkan dengan mengikuti pelatihan-pelatihan, sedangkan relasi bisa didapatkan dengan bergaul. 

6. Tetapkan target semaksimal mungkin tapi realistis

Tetapkan target. (Shutterstock)

Biar cepat kaya raya, kamu perlu menyetel target semaksimal mungkin. Contohnya dalam hal menabung, jangan menargetkan satu tahun Rp 10 juta, jika sebenarnya kalau berdasarkan gajimu, kamu bisa menabung Rp 50 jutaan dalam satu tahun. 

Itulah 6 hal yang bisa dilakukan kamu di usia 20 tahunan untuk bisa kaya raya di masa yang akan datang. Tapi yang paling penting adalah jangan lupa untuk bekerja keras dan jangan malas-malasan. (Editor: Ruben Setiawan)