Tips Membangun, 9 Manfaat, dan 9 Ide Desain Walk in Closet

·Bacaan 11 menit
Tips Membangun, 9 Manfaat, dan 9 Ide Desain Walk in Closet
Tips Membangun, 9 Manfaat, dan 9 Ide Desain Walk in Closet

RumahCom – Memiliki walk ini closet adalah impian perempuan manapun di dunia ini. Anda setuju dengan ungkapan tersebut? Ruangan besar berisi rak-rak tinggi yang menyimpan baju, sepatu, dan tas koleksi Anda tentu menjadi bagian dalam merancang rumah impian. Tapi bagaimana caranya mereka bisa berevolusi menjadi ruang yang indah dan mewah seperti sekarang?

Istilah closet mulanya hanya digunakan untuk sebuah kamar kecil yang bersebelahan dengan kamar tidur dan pribadi. Meskipun ukuran kamar ini bervariasi, kamar-kamar itu selalu khusus untuk orang kaya.

Melansir dari New York Times, asal muasal walk in closet ternyata dari Apartemen Dakota sebagai yang pertama yang dibangun khusus untuk orang kaya, dan saat ini dianggap sebagai salah satu bangunan tempat tinggal paling bergengsi dan eksklusif di Manhattan, Amerika Serikat. Closet di gedung Dakota mungkin dinilai kecil dengan standar saat ini. Tetap saja jangan disepelekan karena ini menjadi awal dari lemari built-in untuk rumah Anda.

Setelahnya, diikuti pula pembangunan 740 Park Avenue. Berbeda dengan Dakota, bangunan ini menawarkan outlet dan rak sepatu built-in lebih besar. Hingga pada periode 1950, walk in closet kemudian lahir di rumah-rumah dengan lemari yang lebih lebar dan lebih dalam tapi tidak hanya untuk bangunan mewah. Sesudahnya Anda mungkin terinspirasi rumah milik Mariah Carey yang konsep walk in closet paling mewah dan besar layaknya butik kelas atas. Atau mungkin Anda penggemar Sex and the City, dimana closet mereka telah memberikan inspirasi bagi banyak pembeli rumah.

Tak peduli berapa anggaran atau ukuran dan luasannya, ada banyak ide inspiratif yang dapat dicuri untuk membangun walk in closet impian. Simak ulasannya!

  1. Mengenal Walk in Closet

  2. Manfaat Walk in Closet

  3. Tips Membangun Walk in Closet

  4. 9 Ide Desain Walk in Closet

    1. Walk in Closet Gaya Modern

    2. Walk in Closet Compact

    3. Walk in Closet Gaya Minimalis

    4. Walk in Closet Gaya Industrial

    5. Walk in Closet ala Shabby Chic

    6. Walk in Closet ala Skandinavia

    7. Walk in Closet Nuansa Mewah

    8. Walk in Closet Tema Monokrom

    9. Walk in Closet Gaya Maskulin

Mengenal Smarthome System, Kelebihan, Kekurangan, dan Pilihan Rumahnya
Mengenal Smarthome System, Kelebihan, Kekurangan, dan Pilihan Rumahnya

Tips Rumah Dan Apartemen

Mengenal Smarthome System, Kelebihan, Kekurangan, dan Pilihan Rumahnya

1. Mengenal Walk in Closet

Desain walk in closet juga harus mempertimbangkan fungsionalitas dan estetika. Foto:
Desain walk in closet juga harus mempertimbangkan fungsionalitas dan estetika. Foto:

Desain walk in closet juga harus mempertimbangkan fungsionalitas dan estetika. Foto: Departures

Secara definisi, walk in closet sebetulnya merupakan sebuah ruangan untuk menyimpan pakaian seseorang seperti pakaian, sepatu, dasi, ikat pinggang, perhiasan, dan lainnya. Ruangan ini juga bisa menjadi tempat untuk berpakaian dan merias wajah.

Letaknya yang biasanya di dekat kamar tidur bisa menjadi solusi penyimpanan bagi pemilik rumah. Layaknya perangkat furnitur dan ruangan lain dalam sebuah rumah, desain walk in closet juga harus mempertimbangkan fungsionalitas dan estetika. Banyak yang bermimpi memiliki rumah dengan walk in closet yang ukurannya besar. Terbayang ya berapa banyaknya pakaian yang bisa Anda masukkan ke dalamnya?

Memang selalu menjadi persoalan yang timbul di rumah kalau punya banyak pakaian dan aksesoris tetapi ukuran penyimpanan terlalu kecil. Alhasil, dampaknya pakaian ditumpuk terlalu rapat sehingga menjadi kusut. Selain itu, tumpukan kotak sepatu bisa membuat Anda kesulitan mencari pasangannya.

Nah disinilah fungsi walk-in closet! Dengan ukuran dan penataanya diharapkan bisa memudahkan untuk menyebarkan barang-barang dan menata pakaian serta aksesoris berdasarkan jenis barang dan warna. Walk in closet biasanya memiliki rak untuk mengatur sepatu, topi, tas, dan kotak. Hal itu yang dapat membantu Anda menemukan apa yang diinginkan tanpa harus memindahkan barang lain.

Namun, jika Anda tidak pandai mengatur rasanya akan sama saja. Sayang bukan sudah punya walk in closet tapi malah jadi bencana? Sehingga Anda tetap kesulitan menemukan sesuatu dan terlambat ketika ada acara.

Jadi memang sebaiknya pikirkan baik-baik sebelum memutuskan untuk mendesain walk in closet. Jangan sampai setelah merogoh kocek yang dalam malah jadi tak berfungsi dengan semestinya.

2. Manfaat Walk in Closet

Apabila didesain dengan baik, walk in closet bisa menghadirkan lebih banyak ruang penyimpanan. Foto:
Apabila didesain dengan baik, walk in closet bisa menghadirkan lebih banyak ruang penyimpanan. Foto:

Apabila didesain dengan baik, walk in closet bisa menghadirkan lebih banyak ruang penyimpanan. Foto: Pinterest

Banyak manfaat yang didapat dengan memiliki walk in closet di rumah, salah satunya bikin isi lemari jadi tertata rapi dan memudahkan menemukan outfit favorit. Walk in closet juga mampu mempercantik interior rumah. Mau punya rumah dengan lingkungan perumahan yang rapi di kawasan favorit? Cek pilihan rumahnya di kawasan BSD City dengan harga di bawah Rp1 miliar di sini!

Ide untuk menambahkan walk in closet mungkin dianggap terlalu mewah bagi sebagian besar orang. Hal ini lantas menimbulkan pertanyaan dalam diri Anda juga, kenapa ya banyak pemilik rumah justru bersaing memiliki walk in closet?

Bahkan dalam hal luasan dan padatnya ruangan, membuat tambahan ruangan tetap jadi tugas berat dan hal yang merepotkan. Jadi apakah walk in closet diperlukan? Agar tidak bimbang, sebaiknya mantapkan hati terlebih dulu dan simak keunggulan walk in closet seperti dikutip dari Liv Space berikut ini.

  • Privasi

Memiliki walk in closet akan menjadi manfaat besar ketika sebuah ruangan digunakan bersama antara dua orang atau lebih. Jadi Anda punya ruang tambahan untuk berganti pakaian tanpa harus mengusir orang lain.

  • Lebih Banyak Ruangan

Apabila didesain dengan baik, walk in closet bisa menghadirkan lebih banyak ruang penyimpanan. Termasuk membuat ruangan terlihat lebih besar dan lebih baik dalam hal luas lantai.

  • Terorganisir

Memiliki walk in closet, berarti Anda bisa menyortir dan mengatur pakaian, sepatu, dan aksesori dengan lebih efektif. Menyenangkan, bukan? Selain itu, dengan semua fungsi kerapian dan keteraturan, Anda pun bisa memilih pakaian lebih cepat dan mudah.

Bayangkan saja, pusing bukan kepalang kalau Anda mesti bersiap-siap pada pagi hari lalu masih mencari-cari pakaian di lemari yang kecil. Jadi memiliki walk in closet terbukti jauh lebih efisien dan mengurangi waktu untuk berpakaian.

  • Bagus untuk Pakaian

Pakaian bisa jauh lebih baik dan lebih segar jika disimpan di lemari pakaian besar. Lemari yang lebih besar menyediakan banyak ventilasi pada pakaian, lho.

  • Efisiensi Ruang

Membangun walk in closet bisa dilakukan dengan memanfaatkan ruang yang ada. Walk in closet juga bisa dibuat di bawah tangga, dalam bentuk L, persegi, segitiga, atau apapun dibandingkan dengan lemari biasa. Jadi hal ini juga bisa membantu mempertahankan ruang dan ukuran tata letak kamar tidur Anda.

  • Nilai Jual Kembali yang Tinggi

Meski Anda mengira bahwa rumah yang Anda beli akan menjadi rumah permanen, keadaan dapat berubah. Ingatlah nilai jual kembali saat Anda berburu rumah. Banyak orang mencari rumah baru yang memiliki walk in closet dalam daftar prioritas mereka.

3. Tips Membangun Walk in Closet

Terapkan konsep vertikal saat mendesain walk in closet. Foto:
Terapkan konsep vertikal saat mendesain walk in closet. Foto:

Terapkan konsep vertikal saat mendesain walk in closet. Foto: Storables

Memiliki ruang yang cukup besar untuk menyimpan sepatu, tas, dan pakaian, pastinya jadi bagian untuk membangun rumah impian. Hal itu juga menjadi solusi ideal untuk mengatur semuanya secara rapi. Tapi kenyataannya, tak peduli berapa luas ruangan yang dimiliki tetap saja masih menimbulkan kekacauan.

Jadi sebenarnya, adanya ruangan kecil pun tetap bisa berfungsi untuk menyimpan barang-barang dan koleksi Anda. Berikut ini, ada cara cerdas untuk membangun dan mengatur semua barang Anda.

  • Optimalkan Sudut

Sudut ruangan seringkali menjadi ruang mati yang terbuang percuma dalam sebuah ruangan. Jangan sampai terlewat, Anda bisa pertimbangkan untuk membangun walk in closet dengan tata letak yang dapat disesuaikan.

  • Manfaatkan Ruangan Vertikal

Ruang vertikal bisa membuat Anda menyimpan lebih banyak. Terapkan trik ini saat mendesain walk in closet. Selanjutnya tinggal gunakan gantungan, rak terbuka, dan lemari pintu geser supaya bisa menyisakan ruang tambahan untuk membuat barang tambahan.

Jika Anda memiliki area yang terlalu sempit untuk membangunnya, bisa dipertimpangkan untuk menambah rak di kedua sisi ruang yang saling berhadapan. Tips ini akan menciptakan ilusi ruangan terpisah dan juga memanfaatkan ruang yang tersedia secara maksimal. Jadi kunci untuk membangun walk in closet adalah kreatif dan pandai dalam menggunakan ruang yang tersedia.

  • Tentukan Barang yang Ingin Disimpan

Buatlah daftar barang-barang yang akan disimpan di lemari pakaian. Kalau sudah membuat daftarnya, desain furnitur bisa dibuat lebih efektif. Misalnya, jika ingin menyimpan sepatu di ruangan ini, Anda memerlukan kompartemen khusus untuk sepatu. Sementara bila ingin menyimpan kaos kaki, sarung tangan, jam tangan, atau aksesoris lainnya, Anda dapat memasang laci tertentu ke dalam lemari.

Semua furnitur tambahan ini termasuk yang utama, juga harus ditata dengan rapi sehingga Anda dapat mengakses semua item sekaligus dengan mudah sekaligus berdandan saat berada di dalam ruangan.

Tip Rumah

<em>Walk in closet</em> yang biasanya terletak di dekat kamar tidur menjadi solusi penyimpanan bagi pemilik rumah. Namun layaknya furnitur lain dalam sebuah rumah, desain <em>walk in closet</em> juga harus mempertimbangkan fungsionalitas dan estetika.

4. 9 Ide Desain Walk in Closet

Kalau Anda ingin walk in closet terlihat seperti butik, perhatikan unsur keserasiannya. Foto:
Kalau Anda ingin walk in closet terlihat seperti butik, perhatikan unsur keserasiannya. Foto:

Kalau Anda ingin walk in closet terlihat seperti butik, perhatikan unsur keserasiannya. Foto: Pinterest

Sebagai furnitur utama walk in closet, desain kabinet harus diperhatikan dengan cermat. Anda bisa meminta bantuan desainer interior untuk memutuskan hal ini. Misalnya dengan memutuskan apakah kabinet akan dibuat tertutup atau terbuka. Anda juga dapat mulai memilih tampilan pintu lemari yang diinginkan, bahan, dan jenis pintunya, apakah itu geser atau tidak.

Hal selanjutnya yang harus dilakukan adalah mengatur tata letak furnitur dengan tepat. Jangan menimbulkan kesan yang terlalu ramai atau tumpang tindih. Perhatikan pula sirkulasinya agar memudahkan Anda bergerak di ruangan tersebut.

Kalau Anda ingin walk in closet terlihat seperti butik, perhatikan unsur keserasiannya. Contohnya, menyusun pakaian berdasarkan warna dari yang paling muda hingga ke warna tua. Lebih jauh, simak sejumlah inspirasi desain yang dilansir dari Archify.com.

1. Walk in Closet Gaya Modern

Pada walk in closet gaya modern, sertakan meja rias dan padukan dengan kursi rias berwarna-warni. Foto:
Pada walk in closet gaya modern, sertakan meja rias dan padukan dengan kursi rias berwarna-warni. Foto:

Pada walk in closet gaya modern, sertakan meja rias dan padukan dengan kursi rias berwarna-warni. Foto: Pinterest

Membuat desain walk in closet tampak mewah dan modern cukup mudah, yakni dengan membuat titik fokus. Bagi Anda yang memiliki ruang untuk menggantung lampu besar, gunakan pencahayaan dengan desain liontin cincin besar yang akan memberikan dampak mengesankan dan praktis. Kesan lemari pakaian modern akan membuat Anda selalu mengaguminya.

Sertakan meja rias dan padukan dengan kursi rias berwarna-warni. Sebuah cermin di atas meja rias juga merupakan ide bagus, tapi sebaiknya pasang cermin panjang penuh yang sekaligus bermanfaat untuk mengecek tampilan Anda.

2. Walk in Closet Compact

Tiru konsep rak sederhana yang bersusun ke atas sehingga memaksimalkan tempat yang ada.Foto:
Tiru konsep rak sederhana yang bersusun ke atas sehingga memaksimalkan tempat yang ada.Foto:

Tiru konsep rak sederhana yang bersusun ke atas sehingga memaksimalkan tempat yang ada.Foto: Pinterest

Jika Anda perlu membuat sebuah ruangan kecil menjadi sangat berguna, efektif dan efisien, maka Anda perlu memilih desain dan bentuk yang sederhana. Hal ini memungkinkan Anda memasukkan lebih banyak perabotan pada ruang tersebut. Atau mungkin Anda bisa memilih membuat rak sederhana yang bersusun ke atas sehingga memaksimalkan tempat yang ada.

3. Walk in Closet Gaya Minimalis

Anda bisa memanfaatkan koridor, sudut atau ruang di bawah tangga Anda untuk menempatkannya. Foto:
Anda bisa memanfaatkan koridor, sudut atau ruang di bawah tangga Anda untuk menempatkannya. Foto:

Anda bisa memanfaatkan koridor, sudut atau ruang di bawah tangga Anda untuk menempatkannya. Foto: Pinterest

Untuk memanfaatkan ruang dengan lebih baik, maka hal yang ideal adalah dengan menempatkan rak-rak atau lemari penyimpanan di dinding. Sudah semestinya Anda tidak membiarkan ada spot-spot mati di dalamnya. Anda bisa memanfaatkan koridor, sudut atau ruang di bawah tangga Anda untuk menempatkannya.

Untuk sentuhan terakhir, tambahkan beberapa tekstur pada desain atau goresan-goresan warna untuk menyesuaikan lemari pakaian Anda dengan ruangan yang dimiliki. Atau Anda juga bisa memilih desain atau motif dan mencetaknya di bahan vinyl, dan menyesuaikannya dengan lemari pakaian Anda.

4. Walk in Closet Gaya Industrial

Gunakan lemari terbuka dan lemari kayu ringan untuk nuansa industrial. Foto:
Gunakan lemari terbuka dan lemari kayu ringan untuk nuansa industrial. Foto:

Gunakan lemari terbuka dan lemari kayu ringan untuk nuansa industrial. Foto:The Closet Butler

Untuk merombak lemari walk in bergaya industri, coba gunakan lemari terbuka dan lemari kayu ringan. Atau ide lainnya lemari panel tersembunyi dan lemari kayu gelap. Inspirasi lainnya juga bisa dengan merombak lantai kayu warna medium dan coklat untuk disandingkan dengan walk in closet.

5. Walk in Closet ala Shabby Chic

Membangun walk in closet bergaya shabby bisa dengan menghadirkan lemari panel datar maupun. Foto:
Membangun walk in closet bergaya shabby bisa dengan menghadirkan lemari panel datar maupun. Foto:

Membangun walk in closet bergaya shabby bisa dengan menghadirkan lemari panel datar maupun. Foto: Pinterest

Menciptakan gaya ini, Anda bisa menggunakan palet warna-warna cerah yang cantik, permukaan reflektif, dan lampu kristal Swarovski yang cantik untuk mengatur nuansa ruang glamor ini. Atau dengan membangun walk in closet berukuran sedang dengan lemari panel datar maupun lemari biru.

6. Walk in Closet ala Skandinavia

Anda bisa menonjolkan walk in closet ala Skandinavia yang memberi kesan bersih dan ringkas. Foto:
Anda bisa menonjolkan walk in closet ala Skandinavia yang memberi kesan bersih dan ringkas. Foto:

Anda bisa menonjolkan walk in closet ala Skandinavia yang memberi kesan bersih dan ringkas. Foto: Houzz

Dengan menggunakan warna serba putih, Anda bisa menonjolkan walk in closet ala Skandinavia yang memberi kesan bersih dan ringkas. Silakan Anda terapkan model ini di kamar utama Anda. Gaya Skandinavia dengan menonjolkan warna putih elegan dengan ukiran serta dekorasi yang menyerupai tirai, membuat walk in closet ini semakin manis hasil perpaduan modern dengan klasik.

7. Walk in Closet Nuansa Mewah

Walk in closet bernuansa mewah layaknya toko-toko di department store ternama. Foto:
Walk in closet bernuansa mewah layaknya toko-toko di department store ternama. Foto:

Walk in closet bernuansa mewah layaknya toko-toko di department store ternama. Foto: Pinterest

Kesan mewah dapat dilakukan dengan menempatkan island atau kios yang hanya berupa meja kabinet saja. Layaknya toko-toko di department store ternama. Anda bisa memasang kabinet island di tengah-tengah. Selain mengisi kekosongan ruangan juga berfungsi untuk penyimpanan aksesori. Kemudian gunakan kaca sebagai penutupnya agar terlihat seperti etalase.

Jangan lupa tempatkan sofa, tambahkan lampu chandelier di tengah ruangan. Anda bisa memasang lampu di atas island ataupun sofa. Jika closet Anda berwarna cerah, pilih chandelier yang banyak ornamen kristalnya.

8. Walk in Closet Tema Monokrom

Gunakan open storage dengan tema monokrom agar menciptakan ruangan yang terlihat clean sekaligus rapi. Foto:
Gunakan open storage dengan tema monokrom agar menciptakan ruangan yang terlihat clean sekaligus rapi. Foto:

Gunakan open storage dengan tema monokrom agar menciptakan ruangan yang terlihat clean sekaligus rapi. Foto: Flora isabelle

Walk in closet bertema monokrom ideal bagi Anda yang menggemari kesan ringkas. Paduan satu atau dua warna gelap akan pas jika walk in closet dibangun di kamar keluarga muda. Salah satu alternatif yang bisa diaplikasikan adalah gunakan open storage dengan tema monokrom agar menciptakan ruangan yang terlihat clean sekaligus rapi.

9. Walk in Closet Gaya Maskulin

Walk in closet gaya maskulin ideal bagi kamar anak remaja laki-laki. Foto:
Walk in closet gaya maskulin ideal bagi kamar anak remaja laki-laki. Foto:

Walk in closet gaya maskulin ideal bagi kamar anak remaja laki-laki. Foto: Pinterest

Sesuai namanya, walk in closet gaya maskulin ideal bagi kamar anak remaja laki-laki. Pastikan kesan minimalis modern terasa kuat agar bisa memberikan kesederhanaan yang sepadan dengan tata letak yang rapi dan teratur.

Tonton video yang informatif berikut ini untuk mempelajari tips beli rumah lelang bank yang bisa Anda ikuti dengan mudah!

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya
Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tanya Rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya