Tips Membeli Ikan Segar

Mungkin tips membeli ikan segar sudah sering Anda baca atau dengar. Tapi tak ada salahnya kembali memerhatikan bagaimana memilih ikan yang segar untuk memastikan Anda mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan.

Anda tentu tak mau mengeluarkan uang untuk ikan yang tidak segar atau malah diawetkan dengan bahan kimia.

Berikut ini kiat-kiat membeli ikan segar, seperti dikutip dari Shine (15/6):

1. Jika membeli ikan dalam keadaan utuh, ciri-ciri kesegarannya ialah: mata ikan bening/tidak buram, insangnya berwarna merah tua dan berlendir serta tubuh ikan berlendir. Adanya lendir menandakan tidak ada zat kimiawi yang digunakan untuk mengawetkan ikan tersebut.

2. Kalau Anda membeli ikan yang diiris tipis-tipis atau sudah dipotong-potong, yang perlu diperhatikan ialah: cium aroma daging ikan. Jika aromanya amis, berarti ikan itu segar. Tetapi jika sudah bau amis yang menusuk apalagi bau tengik, berarti kondisinya sudah kurang bagus.

Sentuh dan tekanlah daging ikan: jika terlalu kenyal seperti karet atau marshmallow, kemungkinan ikan tersebut sudah diberi bahan pengawet. Lihat juga warna dari dagingnya, ikan yang segar warna dagingnya cerah, sedangkan ikan yang berpengawet cenderung pucat dan tidak ada lalat yang mendekati.

3. Tak ada salahnya membeli ikan yang masih dalam keadaan hidup. Jika tak memungkinkan, Anda harus memastikan reputasi toko/pasar yang menjual ikan favorit Anda.

Ikan air tawar dan laut mengandung protein, Omega-3 serta rendah lemak yang tentunya sangat baik untuk tubuh. Sementara itu, ikan yang tidak segar justru bisa membuat Anda alergi.

Selamat mencoba.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.