Tips Membuat Santan Kelapa agar Utuh, Tidak Encer dan Menyehatkan

·Bacaan 4 menit

Fimela.com, Jakarta Santan adalah salah satu bahan untuk memasak yang sering digunakan, terutama untuk memasak masakan khas Indonesia. Santan bisa membuat masakan terasa lebih gurih dan sedap.

Santan memiliki kandungan senyawa nonylmethylketon, yang membuat masakan terasa lebih enak. Santan memiliki kandungan minyak, yang tetap bisa menyatu dengan air karena mengandung zat pengemulsi yang alami.

Masakan yang sering dimasak menggunakan santan adalah gulai, kari, rendang, lodeh, opor dan lain sebagainya. Karena santan bisa mengentalkan kuah masakan dan menjadi pengganti susu.

Santan yang tidak diolah dengan tepat, teksturnya bisa menjadi encer dan rasanya tidak enak. Untuk itu, berikut tips membuat santan kelapa agar utuh, tidak encer dan menyehatkan, dilansir dari Brilio.net:

Manfaat Santan untuk Kesehatan

Ilustrasi santan kelapa (Photo by Tijana Drndarski on Unsplash)
Ilustrasi santan kelapa (Photo by Tijana Drndarski on Unsplash)

Santan adalah bahan masakan yang dikenal memiliki kandungan yang tinggi lemak, sehingga bisa menyebabkan penyakit jantung dan kolesterol. Padahal santan memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, kalau mengonsumsi santan dengan batas wajar dan tidak berlebihan.

Santan memiliki kandungan lemak nabati dan zat asam laurat, yang bermanfaat untuk menjaga kolesterol baik di dalam tubuh. Santan juga bisa membantu menahan nafsu lapar, sehingga berat badan tetap terkontrol.

Santan juga memiliki manfaat untuk membantu meningkatkan sistem imunitas tubuh. Karena santan mengandung antioksidan, protein dan vitamin yang bisa melawan virus yang menginfeksi tubuh. Bahkan santan juga membantu meningkatkan sistem kinerja otak agar berfungsi dengan baik.

Tips Membuat Santan Kelapa

Ilustrasi santan kelapa (iStockphoto)
Ilustrasi santan kelapa (iStockphoto)

1. Pilih Kelapa yang Tepat

Tips membuat santan yang pertama adalah memilih kepala merah atau kelapa hijau, yang berumur sedang dan teksturnya keras, untuk menciptakan rasa santan yang nikmat dan segar.

2. Gunakan Air Panas

Agar santan kelapa tetap utuh dan tidak pecah, kamu bisa menuangkan air panas ke kelapa yang sudah di parut. Lalu diamkan selama 5 menit, dan peras parutan kelapa sampai sarinya keluar membentuk santan.

3. Blender Kelapa

Kalau tidak memiliki waktu lama untuk memarut kelapa dan memeras dengan tangan, kamu bisa memasukkan potongan kelapa dan air hangat ke dalam blender. Kemudian saring dan pisahkan ampas kelapa dengan sarinya.

4. Saring dengan Kain

Tips yang selanjutnya adalah menyaring sari kelapa atau santan, dengan menggunakan kain berserat lembut seperti kain kasa, agar hasilnya lebih banyak dan tidak encer, daripada menggunakan saringan yang biasanya.

5. Simpan di Freezer

Tips membuat santan yang terakhir, agar santan lebih awet dan bisa digunakan lagi, masukkan santan ke dalam plastik dan taruh di freezer. Jika ingin digunakan, kamu bisa menghangatkan santan yang sudah membeku.

Resep Masakan dengan Santan

Ilustrasi kue lapis./Copyright shutterstock.com/g/arissetya
Ilustrasi kue lapis./Copyright shutterstock.com/g/arissetya

1. Hun Kwe Nangka

Bahan yang diperlukan:

  • 100 gram tepung hun kwe

  • 135 gram gula pasir

  • 900 ml santan

  • 1/2 sdt garam

  • 1/4 sdt vanili bubuk

  • 2 lbr daun pandan

  • 7 nangka, potong kotak kecil

Cara membuat:

  1. Masak semua bahan dan aduk hingga rata, kecuali nangka.

  2. Setelah hampir matang, masukkan potongan nangka, aduk lagi hingga rata.

  3. Lalu tuang adonan di atas plastik dan bungkus, sebelum adonan menjadi dingin. Sajikan.

2. Kue Utri

Bahan yang diperlukan:

  • 200 gr tepung beras

  • 850 ml santan dari 1 kelapa

  • 150 ml air

  • 250 gr gula merah, iris

  • 1 sdm gula pasir (sesuai selera manisnya)

  • 2 lembar daun pandan

  • 1 sdt garam

  • Daun untuk membungkus

Cara membuat:

  1. Rebus gula merah, gula, pasir, garam dan daun pandan dengan air secukupnya hingga larut. Setelah mendidih, saring dan taruh ke wadah biarkan hingga dingin.

  2. Lalu campurkan santan, larutan gula dan tepung beras, aduk hingga rata dan saring lembali, kemudian tuang ke wajan.

  3. Masak menggunakan api sedang dan aduk terus sampai mengental.

  4. Ambil selembar daun pisang, beri adonan yang sudah matang sesuai selera, bungkus dan lipat kedua ujungnya.

  5. Kukus selama 30 menit hingga matang. Sajikan.

3. Kue Lapis

Bahan yang diperlukan:

  • 500 gram tepung kanji

  • 250 gram tepung beras

  • 500 gram gula pasir

  • 8 gelas tanggung santan kental (rebus dengan pandan dan dinginkan per gelas 200 ml)

  • 1 sdt garam

  • 1 sdt vanili

  • 1 sdt pemutih

  • Pewarna merah, kuning, ungu dan hijau

Cara membuat:

  1. Campurkan semua bahan menjadi satu kecuali pewarna dan pemutih kue. Lalu tuang santan dan aduk rata.

  2. Saring adonan dan bagi menjadi 2 bagian. Adonan putih beri pemutih dan adonan yang satunya dibagi lagi menjadi 4 bagian, lalu beri pewarna merah, kuning, ungu, dan hijau.

  3. Siapkan loyang yang diolesi minyak, alasi dengan plastik, tuang 1 sendok sayur adonan warna merah, kukus selama 3 sampai 5 menit.

  4. Tuang adonan warna putih satu sendok sayur diatasnya, dan lakukan hingga empat layer.

  5. Kukus lagi selama 15 menit. Sajikan.