Tips Menyakinkan Bos untuk WFH secara Permanen

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Banyak orang harus melakukan transisi mendadak ke WFH di awal pandemi. Sejumlah besar orang ingin tetap seperti itu, apakah kamu salah satunya?

Sekitar 1 dari 4 pekerja yang saat ini WFH karena pandemi ingin tetap berada jauh dari kantor. Beberapa orang bahkan bersedia mempertaruhkan pekerjaan mereka.

Ada 42% pekerja mengatakan mereka akan mulai mencari pekerjaan baru jika perusahaan mengakhiri kebijakan WFH. Dilansir dari huffpost.com, beberapa pekerjaan memang paling baik dilakukan secara langsung, tapi bagi pekerja kantoran yang telah membuktikan bahwa mereka dapat bekerja dengan baik dari rumah, berpikir dua kali untuk kembali ke kantor.

1. Melihat kembali kebijakan WFH dari perusahaanmu

Perusahaan mungkin sudah menerapkan kebijakan WFH. Jika demikian, cari tahu seberapa fleksibel hal itu jika kamu ingin meminta WFH secara permanen.

2. Sebelum menyakinkan orang lain, pastikan ini langkah terbaik untukmu sendiri

Bersikaplah realistis tentang tantangan sehari-hari yang mungkin dihadapi jika kamu tinggal di tempat yang jauh, terutama jika di dalam satu tim hanya kamu yang melakukannya.

3. Cari tahu apa yang paling penting bagi perusahaan dan gunakan itu untuk permintaanmu

Cari argumen yang tepat tentang mengapa kamu seharusnya WFH dalam jangka panjang. Pikirkan apa yang akan perusahaan dapatkan jika mereka tetap mempertahankan kebijakan WFH.

4. Jadikan sebagai eksperimen, bukan perubahan selamanya

ilustrasi perempuan bekerja/Photo by Andrea Piacquadio from Pexels
ilustrasi perempuan bekerja/Photo by Andrea Piacquadio from Pexels

Mengatakan bahwa kamu ingin WFH secara permanen atau selamanya mungkin membuat para pemimpin tidak tertarik untuk memberi izin. Katakan bahwa ini adalah ide eksperimen yang bisa berakhir.

5. Bersiaplah untuk meminta lebih dari satu kali

Karena kemungkinan besar kamu tidak akan langsung mendengar jawaban 'ya.' Tapi jangan jadikan ini alasan untuk langsung menyerah.

Bersikaplah fleksibel. Negosiasi ini akan memakan waktu dan terdiri dari rangkaian percakapan.

6. Pastikan kinerjamu dapat dipertanggung jawabkan ketika WFH

Dua kekhawatiran paling umum tentang kebijakan WFH adalah bagaimana menjaga hubungan baik dengan kolega dan apakah pegawai akan mengalami penurunan produktivitas. Pastikan kamu selalu aktif selama jam kerja, tidak melewatkan rapat, dan selalu menanggapi email atau panggilan telepon di waktu yang tepat.

Sebagai pegawai, kamu perlu membuktikan bahwa WFH adalah hal yang bisa saling menguntungkan. Bagaimana menurutmu?

Saksikan video menarik setelah ini

#Elevate Women