Tips Menyetir Mobil Matik di Pegunungan

Yunisa Herawati
·Bacaan 1 menit

VIVA – Akhir pekan banyak dimanfaatkan oleh warga perkotaan untuk berlibur ke luar kota. Daerah pegunungan menjadi favorit, karena udaranya yang segar. Namun, apakah ideal pergi ke sana dengan mobil matik?

Kendaraan yang dilengkapi transmisi otomatis atau matik sudah dirancang untuk digunakan di berbagai medan jalan, termasuk pegunungan.

Namun, sayangnya masih ada pengemudi yang tidak paham bagaimana memanfaatkan fitur yang telah disediakan. Alhasil, muncul anggapan bahwa mobil matik kurang cocok dipakai menanjak ke tempat tinggi.

Dilansir VIVA Otomotif dari keterangan resmi Auto2000, Senin 9 November 2020, mobil matik zaman sekarang dilengkapi dengan kontrol elektronik untuk membantu melewati tanjakan dan turunan.

Salah satu fitur yang disediakan yakni posisi gigi transmisi dengan label 2, 1 atau L. Semuanya memiliki satu kesamaan, yakni mencegah gigi transmisi berpindah ke tingkat yang lebih tinggi.

Contohnya, saat tuas diposisikan ke label 2 atau L, maka gigi transmisi tetap berpindah secara otomatis, hanya saja tidak melebihi gigi 2.

Demikian pula apabila tuas dipindah ke label 1, maka gigi transmisi akan dikunci di posisi 1 sepanjang perjalanan. Pilihan ini cocok dipakai apabila mobil dalam keadaan muatan penuh, dan harus menanjak di jalanan yang padat.

Memindahkan gigi transmisi ke posisi lebih rendah juga membuat mobil mendapatkan efek engine brake, sehingga ideal digunakan saat menghadapi turunan.

Selain menahan kecepatan mobil, gigi transmisi yang dikunci di posisi rendah juga bermanfaat meringankan kinerja rem.

Baca juga: Joe Biden dan Jokowi Punya Satu Kesamaan