Tips Meraup Cuan Memulai Bisnis Tanaman Hias

Raden Jihad Akbar
·Bacaan 3 menit

VIVABisnis tanaman, khususnya tanaman hias menjadi tren yang sangat menguntungkan dan menjanjikan di masa pandemi COVID-19 saat ini.

Tren bekerja dari rumah atau WFH membuat masyarakat yang lebih banyak beraktivitas di rumah. Sehingga mereka kesibukan lain yaitu mempercantik tempat tinggalnya dengan menanam tanaman.

“Tren ini (budidaya tanaman hias), bisnis tanaman dapat dikatakan sebagai bisnis yang menguntungkan dan ke depannya," ujar Marketing Creative Crowde Aldy Rahmadiansyah dikutip dari keterangannya, Kamis 4 Maret 2021.

Dengan tingginya permintaan tanaman hias itu, prospek bisnis nya pun besar saat ini. Namun harus dipastikan sebelum memulai usaha bidang ini, pemahaman mengenai pembudidayaan tanaman hias harus dikuasai agar tak mandek di tengah jalan.

Baca juga: Erick Thohir Angkat Said Aqil Siradj Jadi Komut PT KAI

"Masih akan ada lebih banyak pebisnis muda yang berkecimpung di dunia pertanian, khususnya tanaman hias," tambahnya.

Tanaman hias sendiri merupakan tanaman dari kelompok holtikultura dan. Fungsi dari tanaman hias ini sendiri, yaitu untuk menambah keindahan lingkungan sekitarnya.

Dengan kata lain, setiap jenis tanaman hortikultura yang bisa menambah keindahan pada suatu ruangan atau lingkungan termasuk ke dalam jenis tanaman hias. Walaupun tanaman itu juga termasuk ke dalam tanaman sayuran.

Aldy mengatakan, Crowde yang merupakan fintech peer-to-peer lending di bidang pertanian ini memberikan tips bagaimana budidaya tanaman hias bagi pemula. Agar niatan bisnis yang akan dilakukan bisa terwujud. Berikut ini tipsnya.

1. Memilih jenis tanaman hias

Mulailah belajar membudidayakan tanaman hias dari yang sedang digandrungi banyak orang. Tanaman hias memiliki tren tersendiri, terkadang mereka akan popular pada waktu-waktu tertentu.

Seperti contohnya, tanaman hias berjenis janda bolong yang menjadi tanaman hias terpopular di tahun 2020. Poin ini menjadi penting untuk diperhatikan terutama bagi Anda yang ingin menjadikan tanaman hias sebagai usaha.

Namun perlu diperhatikan, jika Anda tidak ingin mengikuti tren, satu trik yang bisa Anda ikuti adalah dengan memilih tanaman hias yang timeless atau memiliki daya tarik yang tidak ada habisnya. Misalnya, sukulen dan tanaman hiasan taman.

2. Menyiapkan media tanam

Pastikan Anda menggunakan media tanam yang tepat agar tanaman hias yang akan anda tanam dapat tumbuh dalam kondisi baik. Hal ini dikarenakan media tanam yang akan berpengaruh pada kelembapan dan pertumbuhan akar tanaman.

Beberapa jenis media tanam yang bisa Anda gunakan antara lain pot, kaleng bekas, botol bekas, dan kain.

3. Perawatan Tanaman

Perawatan tanaman wajib untuk dilakukan dengan tujuan menghindari tanaman terserang penyakit ataupun mengalami kerusakan. Hal yang perlu Anda lakukan untuk perawatan yang pertama adalah penyiraman.

Kemudian pemupukan, langkah ini penting untuk dilakukan dalam menjaga tumbuh kembang tanaman hias. Hal ini dikarenakan pupuk berperan sebagai makanan tambahan, vitamin, dan penunjang pertumbuhan bagi tanaman.

Selanjutnya adalah pemberian pestisida dan insektisida. Langkah ini untuk mencegah rumput liar dan insektisida berfungsi untuk membasmi hama. Hal ini perlu dilakukan untuk menghindari tanaman dari penyakit.

Lalu yang terakhir adalah pemangkasan. Tanaman perlu dipangkas untuk mengatur tumbuh kembang tanaman dan meningkatkan nilai keindahan dari tanaman itu sendiri. Hal ini dikarenakan tanaman hias akan memiliki nilai jual tinggi jika ia memiliki bentuk yang lucu dan estetik.

Terlepas dari tips tersebut, perlu Anda ketahui ilmu pengetahuan tentang sistem pertanian atau penanaman itu penting. Apalagi jika Anda ingin mencoba untuk memulai bisnis pertanian. Sehingga modal usaha yang dikeluarkan tidak sia-sia.